Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

China Minta Swedia Ekstradisi Warganya yang Menilep Uang Negara

Ama Farah
Terakhir diupdate: 3 Agustus 2018 19:25 7:25 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 3 Agustus 2018 19:09
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—China meminta Swedia mengekstradisi seorang laki-laki yang dicari-cari pihak berwenang Beijing karena diduga menggelapkan uang jutaan dolar milik negara, dan dia sudah buron sejak 2011, demikian menurut dokumen pengadilan di Swedia.

Dokumen yang dilihat Reuters itu mengidentifikasi pria tersebut sebagai Qiao Jianjun, yang juga menggunakan nama Feng Li. Dia diduga menyalahgunakan amanat dan melakukan penipuan sehingga uang sekitar 100 juta krona ($11 juta) hilang.

Menurut laporan Reuters Jumat (3/8/2018), jubir Kejaksaan Swedia Karin Rosander menolak mengidentifikasi pria tersebut dan tidak dapat memaparkan permintaan ekstradisi dari China. Namun demikian, dia mengatakan polisi telah menangkap orang tersebut pada 25 Juni dan dia sedang ditahan di Huddinge, dekat ibukota Stockholm.

Pengacara Qiao tidak dapat dihubungi untuk dimintai keterangan.

Dokumen pengadilan menunjukkan Qiao dan pengacaranya mengajukan banding atas penahanan dirinya. Tetapi Mahkamah Agung di Stockholm menolak perkaranya pada 18 Juli. Dalam dokumen tersebut Qiao disebut sebagai aktivis politik yang berikap oposisi terhadap pemerintah China.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sementara itu di Beijing, jubir Kementerian Luar Negeri China Geng Shuang mengaku tidak mengetahui perihal kasus Qiao itu.

Sebuah daftar 100 orang paling dicari yang dirilis oleh pemerintah China lima tahun silam memasukkan pria bernama Qiao Jianjun alias Feng Li yang dituduh menggelapkan uang dari sebuah perusahaan milik negara.

Undang-undang di Swedia melarang pihak berwenang mengekstradisi seseorang ke negara yang kemungkinan akan menjatuhkan hukuman mati kepadanya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Cuaca Panas Ungkap Munisi Perang Dunia II yang Belum Meledak
Tulisan selanjutnya Vaksin MR Belum Bersertifikat Halal, Menkes: Imunisasi Tetap Berjalan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Berita
3 Juni 2026 16:00
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?