Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Cemas Virus Serius, China Musnahkan 38 Ribu Babi

Ahmad
Terakhir diupdate: 3 September 2018 07:49 7:49 am
Ahmad
Dipublikasikan 3 September 2018 07:49
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Lebih dari 38.000 babi dibunuh di seluruh China, lapor media kemarin, karena produsen utama daging hewan berjuang untuk menahan penyebaran demam babi dari Afrika.

Sebelumnya, otoritas negera itu menemukan penyakit di lima provinsi di China, kantor berita Xinhua mengutip statistik Departemen Pertanian.

China melaporkan kasus pertama penyakit itu Agustus lalu di provinsi Liaoning.

Baca: Oink..Oink.. China Naikkan Tarif Impor Daging Babi dari Amerika 

Sejak itu, telah menyebar ke selatan dengan kasus-kasus yang ditemukan sejauh 1.000 kilometer jauhnya, meningkatkan kekhawatiran bahwa itu bisa menginfeksi babi di seluruh negeri.

Sementara virus terus menyebar, juru bicara kementerian mengatakan pihaknya masih memegang kendali, menurut Xinhua.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pekan lalu, Organisasi Pangan dan Pertanian PBB memperingatkan penyakit itu bisa menyebar ke bagian lain di Asia.

Kementerian juga menekankan bahwa virus itu terdeteksi di negara-negara tetangga China untuk jangka waktu yang lama dan risiko penularan sangat besar.

Demam babi Afrika tidak membahayakan manusia tetapi dapat menyebabkan demam berdarah pada babi dan babi hutan yang biasanya berakhir dengan kematian dalam beberapa hari.

Baca: Tahanan Muslim di China Dipaksa Makan Daging Babi 

Belum ada obat penawar atau vaksin sejauh ini, dan satu-satunya cara untuk mencegah penyebaran penyakit adalah dengan membunuh ternak yang terinfeksi, tulis AFP.

Tanda-tanda epidemi yang terjadi di Tiongkok juga menghantam Rusia, Georgia, dan Estonia selama dekade terakhir, yang berpose kemungkinan melintasi perbatasan dari Rusia.

Namun, Beijing belum menyatakan bagaimana virus itu bisa tiba di China.

Beijing telah meminta pejabat setempat untuk menghentikan pengiriman babi hidup dari daerah berisiko tinggi serta pengawasan pengawasan babi, kata kementerian itu dikutip Reuters.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:babichinavirus
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ledakan Bom Besar di Kantor Pemerintah di Mogadishu,Gedung Sekolah Ikut Ambruk
Tulisan selanjutnya Apa Tak Kapok Jadi Pendorong Mobil Mogok?

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Berita
15 Juli 2026 21:36
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

Terbaru

  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?