Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Di Usia 73 Tahun Wanita Zambia Raih Gelar MBA

Ama Farah
Terakhir diupdate: 6 Oktober 2018 20:48 8:48 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 6 Oktober 2018 20:48
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Seorang wanita berusia 73 tahun di Zambia berhasil meraih gelar Master of Business Administration (MBA) di bidang kepemimpinan dan penciptaan kekayaan dari Universitas Lusaka.

Tangu Mhlanga Mazaba, seorang ibu dari lima anak dan nenek sepuluh cucu, menjadi satu dari ratusan mahasiswa yang diwisuda hari Kamis (4/10/2018), lapor BBC.

Wanita itu menjelaskan mengapa dirinya memutuskan untuk bersekolah lagi.

“Saya selalu prihatin sebagai orang yang menyaksikan kemerdekaan Zambia pada 1964, kami tidak terlalu banyak berbuat demi perekonomian kami sendiri,” ujarnya kepada BBC.

“Itu mengapa saya memutuskan bahwa saya sendiri harus kembali ke bangku sekolah dan mencapai sesuatu yang selalu saya dambakan. Zambia hanya berkembang apabila rakyat Zambia sendiri yang bertanggung jawab terhadap kekayaan dan perekonomian mereka.”

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Saya sendiri sudah melakukan andil saya dengan mendorong orang-orang lain agar pergi ke gereja, dan mengajak orang-orang untuk mandiri dan tidak selalu menunggu bantuan dari pemerintah,” imbuhnya.

Mazaba, yang bekerja sebagai seorang registrar di Lusaka Apex Medical University, mengatakan dirinya selalu merasa tertantang oleh orang-orang yang ditemui dalam pekerjaannya.

Dia bilang, itu merupakan alasan lain mengapa dia memilih program studi yang memakan waktu hanya setahun lebih.

“Saya selalu berhadapan dengan para profesor dan orang-orang berpendidikan tinggi lainnya, sehingga saya berpikir mengapa saya juga tidak dapat kembali ke bangku sekolah?” kata wanita tua itu.

“Hal tersebut tidak mudah; maksud saya siang hari saya harus bekerja dan malam hari mengerjakan tugas-tugas kuliah.”

“Namun, saya dikelilingi oleh banyak orang yang mencintai saya dan majikan yang akhirnya memberikan saya cuti untuk sekolah lagi,” imbuhnya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Sebuah Resiko Maut Kasta Terendah di India
Tulisan selanjutnya Di Depan JK, Pengungsi Menangis Minta Dipercepat Penanganan Gempa-Tsunami Palu

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas

Berita
13 Juli 2026 16:30
Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?