Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Grand Syeikh Azhar akan Adakan Muktamar Ilmiah Bedah Sosok Imam Maturidi

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 17 Oktober 2018 18:19 6:19 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 17 Oktober 2018 13:26
Bagikan
perjuangan umat islam palestina
Grand Syeikh al Azhar, Syeikh Ahmad al-Tayib
Bagikan

Hidayatullah.com–Grand Syeikh Al-Azhar sekaligus Ketua Majelis Hukama al-Muslimin, Prof Dr Ahmad Muhammad ath-Thayyib pada kunjungannya ke Uzbekistan hari Sabtu kemarin mengatakan bahwa Al-Azhar berencana mengadakan muktamar ilmiah yang akan mengupas tentang tentang sosok Imam Abu Manshur al-Maturidi pada tahun depan.

Muktamar rencananya tersebut akan dihadiri oleh Majelis Hukama al-Muslimin, lembaga-lembaga keislaman dan para ulama Uzbekistan, kutip web resmi Al Azhar, azhar.eg.

Syeikh Ahmad Thayyib juga menjelaskan bahwa Imam Abu Manshur al-Maturidi yang terlahir di Samarkand, yang kini berganti nama menjadi Uzbekistan adalah salah satu ulama muslim pemikir besar, dimana beliau telah mengeluarkan seluruh kemampuannya untuk menjaga aqidah Islam serta menjawab syubhat-syubhat para atheis dan penganut paham materialisme.

Baca: Al-Azhar, Sunni dan Syiah

Imam Abu Manshur menggabungkan antara argumentasi naqli dan ‘aqli. Ia juga dijuluki dengan Imam al-huda, ‘Alamul huda, Imam al-mutakallimin.

Syeikh Ahmad Thayyib  menekankan bahwa Al-Azhar sangat berambisi untuk mengenalkan ummat akan peranan dan turots (kitab peninggalan) mereka, para ‘ulama kibar. Hal tersebut diwujudkan dalam bentuk pengenalan terhadap hakikat ajaran Islam yang toleran dan nilai-nilai Islam yang mengajarkan toleransi, dialog dan hidup damai.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Baca: Putra Aceh, jadi Imam Tarawih dan Tampil TV Samarkand Uzbekistan

Syeikh Ahmad Thayyib juga menjelaskan bahwa mereka telah melawan pemikiran yang melenceng dan takfiri pada masa-masa awal, sebagaimana mereka juga melawan atheisme. Mereka juga memberikan berbagai macam argumen untuk memberi kesimpulan bahwa Islam selalu ada pada setiap nilai-nilai kebaikan manusia.

Kunjungan Grand Syeikh yang terjadi atas undangan resmi Presiden Uzbekistan, Shavkat Mirziyoyef tersebut merupakan kunjungan kedua dari rentetan kunjungan Grand Syeikh yang diawali dari kunjungannya ke Kazakhstan pada hari Rabu seminggu yang lalu.

Imam Al-Maturidi dilahirkan di Maturid, sebuah pemukiman di Kota Samarkand (sekarang termasuk wilayah Uzbekistan) yang terletak di seberang sungai. Di bidang ilmu agama, ia berguru pada Abu Nasr al-‘Ayadi and Abu Bakr Ahmad al-Jawzajani. Ia banyak mengupas ajaran-ajaran Mu’tazilah, Qarmatiyyah, dan Syi’ah. */Auliya

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Ahmad ThayyibAl AzharGrand SyeikhImam Abu Manshur al MathuridiKazakhstanMajelis Hukama al-MusliminMuktamarSamarkandUzbekistan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Memandang Wajah Orang Shalih
Tulisan selanjutnya Masjid Pantoloan dan Rumah Imam Selamat dari Tsunami

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB

Berita
31 Mei 2026 19:39
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?