Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Museum Bibel Umumkan 5 Potongan Dead Sea Scrolls Koleksinya Palsu

Ama Farah
Terakhir diupdate: 23 Oktober 2018 20:18 8:18 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 23 Oktober 2018 09:22
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Museum Bibel yang berbasis di Washington, Amerika Serikat, hari Senin (22/10/2018) mengumumkan bahwa lima potongan dari koleksi Dead Sea Scrolls unggulannya merupakan barang palsu.

Pihak museum mengatakan telah mengirim lima potongan tersebut ke Institut Federal Jerman untuk Riset dan Uji Material (BAM), setelah para peneliti independen mempertanyakan keaslian benda-benda tersebut.

Para peneliti BAM mendapati bahwa potongan naskah itu “menunjukkan karakteristik yang tidak konsisten dengan benda-benda kuno.” Oleh karena itu, pihak museum mengatakan akan menyingkirkan potongan naskah Dead Sea Scrolls itu dari ruang pamernya.

Tahun lalu, potongan naskah Bibel itu dikirim ke pakar-pakar pemalsuan di Berlin guna mengetahui pasti keasliannya. Ketika itu, Direktur Koleksi Museum Bibel David Trobisch mengegaskan bahwa memalsukan teks-teks kuno merupakan pekerjaan yang sangat rumit.

“Jika ini pemalsuan, itu mungkin [dilakukan] oleh satu dari kolega saya,” kata Trobisch kepada majalah New York Live Science seperti dilansir DW, merujuk pada pengetahuan tingkat tinggi yang diperlukan untuk melakukan pemalsuan teks-teks kuno.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dead Sea Scrolls dianggap sebagai manuskrip tertua Bibel dalam bahasa Ibrani. Potongannya ditemukan antara tahun 1947 dan 1956 di gua-gua yang berada di Qumran, yang dikuasai Israel dan dianggap sebagai situs warisan alam.

Museum Bibel saat ini memiliki 11 potongan Dead Sea Scrolls yang dianggap otentik, meskipun sebagian dari potongan itu saat ini masih menjalani penelitian untuk memastikan keasliannya.

Sebagian besar potongan Dead Sea Scrolls berada di bawah kontrol ketat Otoritas Kepurbakalaan Israel.

Sebulan sebelum pembukaannya pada November 2017, Museum Bibel terpaksa membayar $3 juta uang penyelesaian perkara atas perannya dalam penyelundupan sekitar 5.500 artefak, termasuk tablet-tablet berbentuk runcing terbuat dari tanah liat, yang diambil dari Iraq.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya DPR Minta Pembakar “Bendera Tauhid” Diproses Secara Hukum
Tulisan selanjutnya FUIB Lampung: Pembakaran ‘Bendera Tauhid’ Lukai Umat Islam

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Berita
4 Juni 2026 09:00
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?