Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Jika Amerika Tarik Pasukan dari Afghanistan, Jerman Kemungkinan Besar Mengikutinya

Ama Farah
Terakhir diupdate: 29 Desember 2018 08:39 8:39 am
Ama Farah
Dipublikasikan 29 Desember 2018 08:39
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Presiden Donald Trump mengutarakan rencananya untuk menarik pasukan Amerika Serikat dari Afghanistan, yang kemungkinan akan diikuti oleh Jerman menurut seorang bekas pimpinan militer Jerman Bundeswehr.

“Apabila Amerika Serikat mengurangi jumlah pasukannya dan menyisakan hanya sedikit di Afghanistan, maka tidak ada alasan lagi bagi kita untuk meneruskan misi di sana,” kata Harald Kujat, pensiunan jenderal yang menjabat inspektur jenderal militer Jerman dari tahun 2000 sampai 2002 kepada koran Taggesspiegel hari Kamis (27/12/2018) seperti dilansir DW.

Dia menambahkan bahwa “mustahil” untuk mempertahankan keberadaan militer Jerman di Afghanistan jika perlindungan dan dukungan untuk pasukan mereka tidak terjamin, meskipun dia berharap negara-negara anggota NATO lain seperti Inggris akan menambah jumlah pasukannya setelah AS mengurangi jumlah serdadunya.

Pemerintah Amerika Serikat pimpinan Donald Trump sampai saat ini belum resmi mengumumkan penarikan pasukannya dari Afghanistan, meskipun pekan lalu Wall Street Journal melaporkan bahwa Trump sedang mempertimbangkan untuk mengurangi 14.000 prajurit AS menjadi setengahnya.

Personel militer AS mencakup sebagian besar dari 16.000 tentara negara-negara NATO yang ambil bagian dalam misi di Afghanistan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Jerman menempatkan sekitar 1.000 serdadunya di Afghanistan, kebanyakan di kota Mazar-i-Sharif. Tugas mereka dalam misi NATO yang dinamai Resolute Support mencakup pelatihan dan menjadi penasihat bagi militer Afghanistan, disamping menyediakan dan membagikan informasi intelijen ke negara NATO lainnya terutama AS.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya BMH-IMS Berikan Layanan Kesehatan Korban Tsunami Banten
Tulisan selanjutnya Kembang Api Terlarang di Kepulauan Galapagos

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Berita
3 Juni 2026 13:00
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya

Terbaru

  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?