Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Dipecat, Pria Amerika Tembak Mati Rekan-Rekan Kerjanya

Ama Farah
Terakhir diupdate: 17 Februari 2019 21:01 9:01 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 17 Februari 2019 21:01
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Seorang pria di Amerika Serikat yang dipecat dari pekerjaannya menembak mati lima orang dan melukai sejumlah petugas kepolisian di tempat kerjanya di negara bagian Illinois.

Penmbakan itu terjadi di sebuah pabrik di Aurora, kawasan suburban sekitar 40 mil arah barat dari kota Chicago, lapor BBC hari Sabtu (16/2/2019).

Polisi menyebut pelaku bernama Gary Martin, 45, yang telah bekerja di perusahaan Henry Pratt selama 15 tahun.

Kepala Kepolisian Aurora Kristen Ziman mengatakan bahwa tersangka mempersenjatai dirinya sendiri lalu mendatangi tempat rapat di masa dia dipecat.

Tiga orang tewas di ruangan di mana pemecatan tersangka dari perusahaan itu sedang diumumkan. Korban tewas keempat tergeletak di tempat tidak jauh dari ruangan tersebut dan korban kelima berada di lantai lain.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Koran Chicago Sun-Times melaporkan pihak keluarga pelaku penembakan mengatakan bahwa pria itu “mengalami stres” karena dirumahkan oleh pihak perusahaan.

Polisi menerima laporan tentang adanya “penembak aktif” di sebuah kawasan industri di Aurora sekitar pukul 13:24 waktu setempat hari Jumat (15/2/2019).

Petugas yang datang kemudian menghadang tersangka yang bersenjatakan senapan laras pendek merk Smith & Wesson. Dua orang petugas ditembak oleh tersangka sehingga mengalami luka.

Tiga orang petugas lainnya juga mengalami luka tembak ketika berusaha mengamankan orang-orang yang berada di pabrik pembuat klep pipa besar itu

Pekerja bernama John Probst mengatakan kepada stasiun tv ABC7 bahwa dia melihat pelaku serangan –yang dikenalnya sebagai rekan kerja– membawa sebuah senapan laras pendek yang dilengkapi dengan pembidik laser.

“Seorang pria dari kantor di lantai atas mengatakan bahwa orang tersebut menembaki mereka, dan dia lari ke bawah dalam kondisi berdarah-darah … Saya kemudian mendengar suara beberapa tembakan lagi, dan kami terus lari meninggalkan gedung,” kata Probst.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Hari Pertama Beroperasi Kereta Cepat Kebanggaan India Mogok
Tulisan selanjutnya Debat Capres, Jokowi Paparkan Data Tidak Sesuai Fakta

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

ASN Jabar Bisa Dipecat Jika Terbukti Jadi Bagian Kelompok LGBT, Wagub Erwan Tegaskan Sanksi Terberat

Berita
13 Juli 2026 06:04
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?