Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Kelompok Fans Menggugat 2 Pria yang Mengaku Korban Pencabulan Michael Jackson

Ama Farah
Terakhir diupdate: 18 Maret 2019 19:04 7:04 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 19 Maret 2019 05:45
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Tiga kelompok penggemar Michael Jackson mengugat dua orang terduga korbannya di Prancis karena dianggap “menodai kenangan atas Michael Jackson” dengan ambil bagian dalam film dokumenter “Leaving Neverland”.

Dilansir AFP hari Jumat (15/3/2019), ketiga kelompok penggemar penggugat itu adalah Michael Jackson Community –yang mengklaim sebagai “forum kelompok penggemar resmi”, MJ Street dan On The Line. Mereka menuding Robson Wade dan James Safechuck “membantai” Jackson. Gugatan mereka akan diprose di pengadilan Orleans, bagian utara Prancis, pada bulan Juli.

Gugatan para penggemar itu dilayangkan setelah muncul kabar anak-anak Michael Jackson sedang mempertimbangkan untuk mengambil langkah hukum atas Wade dan Safechuck, yang mengklaim dicabuli ketika masih kanak-kanak oleh Jackson.

Dokumenter Leaving Neverland pertama kali ditayangkan di Amerika Serikat oleh saluran televisi HBO awal bulan ini, dan sejak itu popularitasnya merambah hingga Inggris. Film itu membuat marah sebagian penggemar Jackson.

Menyusul film tersebut dan wawancara Wade dan Safechuck di berbagai media yang menceritakan kisah mereka sebagai “korban pedofilia” Michael Jackson, sejumlah stasiun radio dari Australia hingga Kanada berhenti menyiarkan lagu-lagu Jackson. Tidak hanya itu, kreator serial kartun The Simpsons juga tidak bersedia menayangkan episode-episode klasiknya yang terdapat suara Michael Jackson.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Merek fesyen ternama Louis Vuitton hari Kamis mengumumkan menarik koleksinya bertema Michael Jackson, yang pernah ditampilkan pada dalam Paris Fashion Week bulan Januari lalu.

Ini bukan pertama kalinya penggemar Michael Jackson melakukan gugatan. Pada 2014, pengacara Prancis Emmanuel Ludot memeangkan gugatan hukum senilai 1 euro (atau 80 sen dolar AS) atas dokter pribadi Michael Jackson, Conrad Murray, karena menyakiti hati para penggemar penyanyi tersohor sejagad itu yang berduka akan kematiannya akibat overdosis obat profopol yang diberikannya.

Dokter Conrad Murray dijatuhi hukuman penjara empat tahun karena dianggap bertanggung jawab atas kematian Jackson, dengan memberikan obat propofol dosis mematikan yang dimaksudkan untuk membantu penyanyi itu tidur.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Polisi Buru Pria Turki Pelaku Penembakan di Trem Utrecht Belanda
Tulisan selanjutnya Kasus Perbudakan Modern di Inggris Naik Lebih dari Sepertiga

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pra Kongres Umat Islam VIII, MUI Gelar Halaqah Nasional Bahas Pesantren Aman dan Ramah Anak

Berita
11 Juni 2026 12:00
Mengukir Senyum, Merajut Persaudaraan: Hangatnya Kebersamaan Qurban di Dukuh Kwarasan
Timur Tengah Kian Memanas, Iran Tutup Wilayah Udara usai Serangan ke ‘Israel’
Kapalnya Ditembak Dekat Oman India Panggil Diplomat Amerika Serikat
BPJPH Dorong Pelaku Usaha Urus Sertifikat Halal Jelang Wajib Halal 2026

Terbaru

  • Kapalnya Ditembak Dekat Oman India Panggil Diplomat Amerika Serikat
  • Seorang Ibu Gugat OpenAI Terkait Kematian Putrinya Usai Curhat ke ChatGPT
  • Kelompok Hacker Terkait Iran Klaim Retas Drone FBI
  • Jelang Musim Panas UEA Sediakan 12 Ribu Tempat Istirahat Ber-AC untuk Pekerja Luar Ruangan
  • Sikap Prof. H. M. Rasjidi terhadap Jabatan
  • Mengukir Senyum, Merajut Persaudaraan: Hangatnya Kebersamaan Qurban di Dukuh Kwarasan
  • Haflah Parade Tasmi’ Al-Qur’an, Momentum Mencetak Generasi Penghafal Al-Qur’an
  • China Tangkap Akademisi WN Amerika dengan Tuduhan Spionase
  • Pasokan Avtur Saudi ke Eropa Melebihi Sebelum Penutupan Selat Hormuz
  • Vape Piu Piu Bikin Pengguna Seperti Zombie, Kata Kepolisian Malaysia

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?