Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

[Video] Alasan Higiene Kenapa Paus Fransiskus Menarik Tangannya Ketika Akan Dicium

Ama Farah
Terakhir diupdate: 30 Maret 2019 17:52 5:52 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 31 Maret 2019 06:30
Bagikan
Cincin Paus Fransiskus.
Bagikan

Hidayatullah.com–Paus Fransiskus menjelaskan misteri mengapa dia menarik tangannya ketika para jemaat berusaha menciumnya.

Jubir Vatikan Alessandro Gisotti mengatakan bahwa Paus khawatir soal bibit penyakit ketika bertemu para pengikut Katolik hari Rabu (27/3/2019).

Video yang menampakkan Paus Fransiskus menarik tangannya dari sebagian orang yang berusaha menciumnya viral di media sosial.

Para pengkritik dari kelompok konservatif menuding pemimpin tertinggi Katolik Roma itu melecehkan tradisi yang sudah berlangsung ratusan tahun.

“Itu hanya masalah higiene,” kata Gisotti kepada para reporter hari Kamis (28/3/2019), menjelaskan bahwa dia menanyakan kepada Paus soal tindakannya tersebut.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Gisotti mengatakan bahwa dengan begitu banyaknya orang antre ingin melihat Paus di St. Peter’s Square, pemimpin Katolik itu khawatir akan risiko penyebaran bibit penyakit.

Junjungan umat Katolik sedunia berusia 82 tahun itu mengaku “kaget” dengan kontroversi yang muncul, kata jubir Vatikan itu kepada kantor berita Reuters.

Gisotti menambahkan bahwa Paus “senang memeluk umatnya dan dipeluk oleh umatnya”, dan dia senang membiarkan orang dalam kelompok kecil mencium cincin kebesarannya.

Dalam rekaman video versi lebih panjang yang beredar di media sosial menunjukkan Paus Fransiskus mengizinkan puluhan jemaat merunduk dan memncium tangannya tanpa protes.

Sehari kemudian, dia terlihat membiarkan para biarawati dan pendeta mencium tangannya saat berlangsung pertemuan umum di Vatican City di Roma.

Cincin kepausan, yang dipakai di jari manis tangan kanan, mungkin merupakan simbol paling kuat dari otoritas seorang paus Katolik Roma. Menciumnya, yang merupakan tradisi ratusan tahun, dianggap sebagai simbol penghormataan dan ketaatan kepada pemimpin umat Katolik sedunia itu.

Begitu seorang paus Katolik meninggal dunia, cincinnya segera dihancurkan sebagai isyarat bahwa kekuasaannya di dunia sudah berakhir.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Jerman Perpanjang Larangan Penjualan Senjata ke Arab Saudi
Tulisan selanjutnya Prabowo: Jika Semua Dikuasai Asing, bisa Ditutup Saluran Napas Kita

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha

Berita
1 Juni 2026 10:40
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?