Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Semua Orca dan Beluga akan Dibebaskan dari “Penjara Paus Rusia” [Video]

Ama Farah
Terakhir diupdate: 9 April 2019 19:28 7:28 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 10 April 2019 06:10
Bagikan
Penjara ikan paus orca, beluga dan anjing laut di Rusia.
Bagikan

Hidayatullah.com—Ilmuwan-ilmuwan Rusia bersama dengan sebuah tim yang dipimpin penjelajah samudera asal Prancis Jean-Michel Cousteau akan membuat rencana individual untuk pembebasan semua orca dan beluga yang dikurung dalam “penjara paus” di kawasan Timur Jauh Rusia, kata gubernur setempat.

“Sebuah keputusan resmi telah diambil guna mengembalikan hewan-hewan itu ke alam liar,” kata Oleg Kozhemyako, gubernur wilayah Primorsky kepada media hari Senin (8/4/2019) seperti dikutip RT.

Kozhemyako juga berjanji akan mendirikan sebuah pusat rehabilitasi khusus di mana kondisinya diupayakan semirip mungkin dengan habitat asli hewan-hewan tersebut. Rencana adaptasi dan pembebasan mereka akan dirampungkan awal Mei, demikian dikonfirmasi para pakar.

Jean-Michel Cousteau, putra dari penjelajah samudera terkemuka mendiang Jacques-Yves Cousteau, diundang oleh pihak berwenang Rusia untuk ikut ambil bagian dalam upaya pengembalian orca dan beluga yang terpenjara itu ke habitat alamnya.

Pekan lalu, Cousteau dan timnya tiba di Primorsky untuk memulai kerja mereka di Pusat Adaptasi Mamalia Laut, di mana hewan-hewan tersebut saat ini dikurung.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sejauh ini, ada 87 beluga, 11 orca dan 5 bayi walrus (anjing laut) yang sedang menunggu untuk dibebaskan dari keramba-keramba jaring apung sempit yang berada di wilayah Rusia di pesisir Pasifik.

Mamalia-mamalia laut itu ditangkap kabarnya untuk keperlukan edukasi. Namun, para aktivis pecinta binatang menaruh curiga mereka akan dijual ke akuarium-akuarium dan taman wisata di China.

https://www.youtube.com/watch?v=87F9oupd3_k

Pihak berwenang memulai investigasi atas kondisi “penjara paus” itu. Akan tetapi hukum di Rusia memperbolehkan penangkapan paus dan mamalia laut besar lainnya untuk kepentingan pendidikan, sementara hukum tidak secara gamblang melarang penjualannya. Akibatnya, kasus tersebut terkatung-katung dan nasib hewan-hewan yang ditempatkan dalam keramba jaring apung tersebut menjadi tidak jelas.

Presiden Rusia Vladimir Putin lantas turun tangan dengan memerintahkan agar diambil tindakan segera guna menuntaskan masalah itu pada 1 Maret.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tiga Gereja Kulit Hitam Dibakar di Louisiana Amerika Serikat
Tulisan selanjutnya Felda Malaysia Diperdaya Najib Razak Agar Berinvestasi di EHP Milik Peter Sondakh

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar

Berita
2 Juni 2026 18:00
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan

Terbaru

  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?