Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Sejumlah Rusa di Nara Park Jepang Mati karena Makan Plastik

Ama Farah
Terakhir diupdate: 11 Juli 2019 18:56 6:56 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 11 Juli 2019 18:56
Bagikan
Rusa Sika di Nara Park, Jepang.
Bagikan

Hidayatullah.com—Sembilan ekor rusa di Nara Park, Jepang, mati dalam kurun empat bulan setelah memakan sampah plastik, kata kelompok peduli lingkungan.

Nara Deer Preservation Foundation (NDPF) mengatakan mereka menemukan kantong plastik dan pembungkus makanan dalam jumlah banyak di dalam perut 9 dari 14 rusa yang mati antara bulan Maret dan Juni, lansir BBC Rabu (10/7/2019).

Salah satu rusa di dalam lambungnya ditemukan plastik seberat lebih dari 4 kilogram.

Nara, sebuah tempat wisata populer di kalangan pelancong, merupakan rumah bagi 1.200 rusa yang berkeliaran bebas. Rusa-rusa Sika tersebut termasuk kekayaan alam nasional Jepang, sehingga dilindungi hukum.

Kebanyakan rusa Sika berkumpul di Nara Park, di mana juga terdapat kuil-kuil dan tempat pemujaan. Pengunjung diperbolehkan memberikan makanan berupa biskuit bebas gula yang dibuat khusus tanpa bungkus plastik. Akan tetapi, sepertinya tidak sedikit pengunjung yang memberikan makanan lain kepada rusa-rusa liar itu.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Rie Maruko dari NDPF mengatakan kepada kantor berita Kyodo bahwa pengunjung sering membuang bungkus makanan dan kantong plastik di pulau itu. Rusa-rusa kemudian mengendusnya dan mengiranya makanan lalu mengkonsumsi sampah-sampah tersebut.

Lewat Twitter, NDPF mengunggah foto gumpalan plastik yang ditemukan di dalam lambung salah satu rusa yang mati. Diduga rusa tersebut mati karena kekurangan nutrisi setelah lambungnya dipenuhi dengan plastik.

Hari Rabu (10/7/2019) orang-orang bergotong-royong memunguti sampah yang tercecer di lokasi wisata alam itu, sampah plastik seberat 31 kilogram berhasil dikumpulkan.

Pemerintah daerah Nara berencana untuk menyelidiki kasus kematian rusa-rusa itu, dan akan memasang papan-papan peringatan berupa tulisan dan ilustrasi tentang bahaya memberikan makanan yang belum mendapatkan persetujuan kepada rusa-rusa liar itu.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:JepangPlastikrusa
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Wakil PM Italia Bantah Partainya Terima Uang dari Rusia
Tulisan selanjutnya Zionis ‘‘Israel’’ Mengusir Keluarga Palestina dari Rumahnya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

vape covid
Berita

Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram

Berita
31 Mei 2026 02:22
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?