Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Cacing Obama Pemakan Daging Menginvasi Eropa Lewat Spanyol

Ama Farah
Terakhir diupdate: 26 Juli 2019 07:12 7:12 am
Ama Farah
Dipublikasikan 26 Juli 2019 07:12
Bagikan
Cacing pipih Obama nungara, si pemakan cacing tanah dan siput, berbahaya bagi kesehatan dan kestabilan tanah.
Bagikan

Hidayatullah.com–Seekor cacing pipih panjang badan 7 cm dengan ratusan mata di sekujur tubuhnya secara tidak sengaja diimpor dari Amerika Selatan dan sekarang mengancam kualitas tanah serta kehidupan alam lokal di Spanyol, dengan kemungkinan konsekuensi dratis.

Cacing pipih Obama (Obama nungara) terpantau hidup di sawah di kawasan Parc Natural de L’Albufera di Valencia. Kelompok konservasionis SEO/Birdlife mengangkat masalah itu awal pekan ini, lansir RT Rabu (24/7/2019).

Sementara spesies predator itu gemar makan cacing tanah dan siput, hewan melata itu tidak diketahui pasti siapa pemangsanya. Pasalnya, daging cacing Obama rasanya sangat tidak enak, sehingga burung yang memakannya enggan menghabiskannya setelah gigitan pertama. Para peneliti berkeyakinan hewan itu tiba di Spanyol menumpang tanaman-tanaman eksotis dalam pot yang diimpor dari Brazil.

Parasit itu, yang namanya diambil dari kata dalam bahasa Tupi Brazil untuk daun (oba) serta hewan (ma) dan bukannya nama mantan presiden Amerika Serikat, mengancam populasi cacing tanah lokal sehingga dapat merusak kesehatan dan kesuburan tanah yang pada akhirnya menimbulkan efek domino berupa bencana pangan.

Tidak hanya itu, penurunan stabilitas tanah akan meningkatkan resiko banjir dan longsor, serta berkurangnya hasil panen.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Cacing Obama adalah satu dari enam spesies asal Amerika Latin yang tidak terlalu invasif yang terpantau keberadaannya di Spanyol, sementara negara-negara Eropa lain pernah mengalami invasi serupa tahun-tahun belakangan.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:cacingObama nungara
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Presiden Tunisia Beji Caid Essebsi Wafat di Usia 92 Tahun
Tulisan selanjutnya Dua Bendungan Tak Kunjung Terwujud, Menteri Keuangan Kenya Bantah Tuduhan Korupsi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Haiti Ekstradisi 18 Tersangka Pembunuhan Presiden Jovenel Moise ke Amerika Serikat

Berita
21 September 2026 19:09
Pengadilan Bangladesh Jatuhkan Hukuman Mati Atas Tujuh Pejabat Senior Era PM Hasina
Sudah 90 Hari Azan Tak Berkumandang di Masjid Ibrahimi Palestina
Tujuh Kelompok Pemberontak Ethiopia Membentuk Aliansi Baru
Uni Eropa Menghadapi Krisis Harga Energi

Terbaru

  • Lewat MIHAS, Malaysia Bidik Penguatan Jejaring Halal Dunia
  • Buka MIHAS 2026, Wakil PM Malaysia Dorong Pembentukan ASEAN Halal Council
  • Hujan Deras Merendam Bangkok
  • Saudi Jatuhkan 2 Drone dan 2 Misil Houthi
  • Gemini AI Milik Google Bisa Melakukan Serangan Siber, Menebak Kata Sandi
  • Uni Eropa Menghadapi Krisis Harga Energi
  • Arab Saudi Bantah Pejabat Iraq Perihal Pembelian 25 Tanker Minyak dan Dampaknya
  • PBB Identifikasi 214 Perusahaan Berkaitan dengan Pemukiman Ilegal Yahudi Israel
  • Pemerintahan Baru Kolombia Dukungan AS Memutus Hubungan Diplomatik dengan Iran
  • Pipa Minyak Sharara ke Zawiya Mati Libya Rugi $75 Juta

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?