Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Polisi dan Unit Anti-Sniper Kawal Pawai Homoseksual di Bosnia

Ama Farah
Terakhir diupdate: 9 September 2019 19:35 7:35 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 9 September 2019 19:35
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Beberapa ribu orang hari Ahad (8/9/2019) ikut ambil bagian dalam pawai gay yang pertama kali digelar di negara Bosnia, dengan pengawalan ketat dari kepolisian serta unit anti-sniper, setelah sebelumnya sejumlah kelompok Muslim menggelar pawai tandingan menentang parade kelompok pecinta sesama jenis itu.

Dengan pengawalan super ketat, pawai kaum LGBT dan pendukungnya di ibukota Sarajevo itu berlangsung dengan aman.

“Saya selalu berpikir bahwa hak asasi manusia harus ada bagi semua dan ketika saya melihat semua komentar-komentar kebencian terhadap pawai gay, saya merasa adalah kewajiban saya untuk datang dan menunjukkan dukungan,” kata Sanja, wanita beusia 54 tahun asal Sarajevo yang datang ke pawai kaum homoseksual itu bersama suaminya seperti dikutip Reuters.

Lebih dari 1.000 petugas kepolisian dikerahkan dalam acara tersebut, membatasi area jalan kaki dengan pagar dan pembatas-pembatas beton. Unit anti-sniper ditempatkan di sejumlah atap bangunan tinggi sepanjang rute pawai menuju pusat kota.

Bosnia merupakan negara di kawasan Balkan teranyar yang menggelar pawai homoseksual. Pawai itu digelar sebagai “tes” toleransi terhadap kaum minoritas, seiring dengan keinginan negara itu menjadi anggota Uni Eropa.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Diplomat-diplomat Uni Eropa dan Dubes Amerika Serikat untuk Bosnia, yang merupakan seorang gay, ikut ambil bagian dalam pawai tersebut.

Para penyelenggara pawai, yang berlatarbelakang beragam etnis yang saling bertempur dalam perang era 1990-an, membawa spanduk berwarna merah muda dengan slogan “Ima Izac” atau “Saya Ingin Keluar”, serta spanduk-spanduk lain bertuliskan slogan pro-LGBT.

“Kami, kaum LGBTIQ, setiap hari berjuang demi eksistensi, identitas dan cinta kami,” kata Branko Culibrk, salah seorang panitia.

Sebelumnya pada hari yang sama, beberapa ratus orang yang menentang pawai LGBT juga menggelar aksi jalan kaki damai. Mereka melakukan aksi sambil membawa tulisan menentang homoseksual.

Pada hari Sabtu, beberapa kelompok menggelar aksi jalan juga guna mengkampanyekan “nilai-nilai keluarga tradisional”.

Semua kelompok keagamaan di Bosnia menentang pawai homoseksual tersebut, tetapi mereka juga mengingatkan agar warga yang menentang tidak melakukan aksi kekerasan.

Banyak artis terkenal Bosnia berpartisipasi dalam pawai LGBT itu, seperti penyanyi Bozo Vreco, yang terkenal dengan pakaian khasnya yang mengekspresikan sisi pria dan wanita dalam dirinya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bosnialgbt
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya KPAI: Kami Minta Djarum Hentikan Eksploitasi Anak, bukan Stop Audisi
Tulisan selanjutnya Aparat Malaysia Tangkap 14 Migran Ilegal Warga Indonesia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Jenderal ‘Israel’ Naik Pangkat Usai Bunuh Anak Palestina, Kini Dipecat karena Skandal Moral

Berita
8 Juni 2026 20:30
Sedang Menangkap Ikan, Remaja Palestina Syahid Dihantam Tembakan Kapal ‘Israel’
PHK Tembus 23 Ribu Pekerja, DPR Desak Penguatan Perlindungan dan Percepatan Penyerapan Tenaga Kerja
MUI: Kasus Hukum di BGN Harus Jadi Momentum Perbaikan Tata Kelola dan Integritas Pengelola
Haedar Nashir: Reformasi Pendidikan Harus Bertumpu pada Tradisi Ilmu dan Kebijakan yang Berkelanjutan

Terbaru

  • Malaysia akan Putus Aliran Listrik dan Air Bangunan Ilegal Termasuk di Penampungan Rohingya
  • Kapalnya Ditembak Dekat Oman India Panggil Diplomat Amerika Serikat
  • Seorang Ibu Gugat OpenAI Terkait Kematian Putrinya Usai Curhat ke ChatGPT
  • Kelompok Hacker Terkait Iran Klaim Retas Drone FBI
  • Jelang Musim Panas UEA Sediakan 12 Ribu Tempat Istirahat Ber-AC untuk Pekerja Luar Ruangan
  • Sikap Prof. H. M. Rasjidi terhadap Jabatan
  • Mengukir Senyum, Merajut Persaudaraan: Hangatnya Kebersamaan Qurban di Dukuh Kwarasan
  • Haflah Parade Tasmi’ Al-Qur’an, Momentum Mencetak Generasi Penghafal Al-Qur’an
  • China Tangkap Akademisi WN Amerika dengan Tuduhan Spionase
  • Pasokan Avtur Saudi ke Eropa Melebihi Sebelum Penutupan Selat Hormuz

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?