Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Tukang Cukur India Dipangkas dari Malaysia

Ama Farah
Terakhir diupdate: 15 September 2019 08:15 8:15 am
Ama Farah
Dipublikasikan 15 September 2019 08:15
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Kebijakan baru yang melarang mempekerjakan tukang cukur dari India akan berdampak kepada kedai pangkas rambut ikonik khas India, kata Malaysian Indian Hair Dressing Salon Owners Association (MIHDSOA)

“Kami sudah menjadi bagian dari lanskap negeri ini selama lebih dari 100 tahun, sebagian kedai bahkan bertahan selama tiga generasi.

“Anggota kami khawatir kebijakan baru itu kemungkinan akan memaksa kedai-kedai gunting rambut tutup, karena kekurangan tukang cukur India,” kata wakil ketua asosiasi itu M. Ganathiban dalam wawancara seperti dikutip The Star Ahad (15/9/2019).

Bulan lalu pemerintah Malaysia mengumumkan pemberhentian bertahap penggunaan tenaga kerja asing di bidang usaha cuci pakaian, tekstil, penataan rambut dan pembuatan perhiasan emas.

Kebijakan itu akan diimplementasikan bertahap mulai sekarang sampai tahun 2021, dengan tujuan memprioritaskan tenaga kerja lokal.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Ganathiban, yang juga ketua asosiasi untuk wilayah Selangor dan Teritori Federal, mengatakan bahwa ada 718 kedai pangkas rambut India di seluruh penjuru Malaysia yang terdaftar di organisasinya. Sebanyak 171 di antaranya berlokasi di Klang Valley.

“Kami telah memberikan jasa kepada orang-orang Malaysia dari semua ras dan usia dari generasi ke generasi… Kebanyakan pelanggan kami berasal dari kelompok berpendapatan menengah ke bawah yang tidak sanggup pergi ke salon-salon modern dan mahal,” paparnya.

Ganathiban mengatakan ongkos potong rambut di kedai tradisional India RM10 sampai RM14, bandingkan dengan salon modern yang mencapai RM35.

Meskipun dia mengaku mendukung kebijakan pemerintah soal pengurangan pemakaian tenaga kerja asing di Malaysia, dia berdalih tukang pangkas rambut hanya sebagian kecil dari total tenaga kerja asing di Malaysia.

“Setiap kedai gunting rambut mempekerjakan sekitar tiga tukang cukur India, dan sulit menggantinya apabila mereka kembali ke kampungnya,” kata Ganathiban, seraya menambahkan bahwa asosiasinya tidak diajak bicara soal kebijakan baru itu.

Ganathiban mengatakan pihak berwenang seharusnya menarget salon-salon yang memakai tenaga kerja asing ilegal.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:IndiaMalaysiarambutsalon
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Toilet Emas Cermin Sifat Donald Trump Hilang Dicuri
Tulisan selanjutnya Afrika Barat Sepakat Kumpulkan Dana $1 Miliar untuk Perangi “Jihadis”

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Berita
3 Juni 2026 12:08
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?