Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Afrika Barat Sepakat Kumpulkan Dana $1 Miliar untuk Perangi “Jihadis”

Ama Farah
Terakhir diupdate: 15 September 2019 08:57 8:57 am
Ama Farah
Dipublikasikan 15 September 2019 08:57
Bagikan
G5 Sahel Task Force.
Bagikan

Hidayatullah.com—Dalam pertemuan tingkat tinggi di Burkina Faso hari Sabtu (14/9/2019), pada pemimpin negara-negara Afrika Barat menjanjikan dana $1 milar untuk memerangi ancaman “jihadis” (kelompok bersenjata Muslim) yang merebak di kawasan itu.

ECOWAS memutuskan untuk memobilisasi “sumber-sumber daya finansial sampai satu miliar dolar untuk perang melawan terorisme,” kata Presiden Niger Mahamadou Issoufou.

Rencana itu, yang akan didanai mulai tahun 2020 sampai 2024, diumumkan di akhir Economic Community Summit of West African States di Ouagadougou, di mana anggota ECOWAS bergabung dengan Mauritania dan Chad.

Dana itu, yang dikumpulkan bersama, akan dipergunakan untuk memperkuat operasi militer di negara-negara yang terlibat. Perincian rencana itu akan dipersentasikan dalam pertemuan ECOWAS bulan Desember, lansir DW.

ECOWAS merupakan organisasi negara-negara di kawasan Afrika Barat dengan kondisi beragam. Ada negara terkategori kaya seperti Nigeria dan Pantai Gading, tetapi ada yang melarat seperti Liberia dan Sierra Leone. Ada negara-negara yang memiliki garis pantai, dan ada juga negara yang tidak memiliki laut seperti Burkina Faso, Mali dan Niger.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dalam pembukaan konfensi tingkat tinggi itu, Presiden ECOWAS Jean-Claude Brou menyoroti kerugian nyawa, ekonomi dan politik akibat serangan-serangan kelompok bersenjata Muslim.

“Terjadi 2.200 serangan dalam empat tahun terakhir, dengan 11.500 kematian, ribuan orang terluka … jutaan orang kehilangan tempat tinggal dan aktivitas ekonomi sangat terdampak,” kata Brou.

Komisi memutuskan untuk mengumpulkan uang dan “mendesak kerja sama dalam memerangi terorisme,” imbuhnya

Pada bulan Juli, Perserikatan Bangsa-Bangsa mengatakan serangan oleh militan Muslim menyebar begitu cepat di Afrika Barat dan kawasan itu perlu mempertimbangkan untuk meresponnya tidak hanya sekedar dengan operasi militer.

Tahun 2017, lima negara –Burkina Faso, Niger, Chad, Mali dan Mauritania– didukung oleh bekas penjajah mereka Prancis, meluncurkan G5 Sahel Taskforce guna memerangi “jihadis”.

Menurut wadah pemikir asal Amerika Serikat Center for Strategic and Internasional Studies (CSIS), jumlah serangan berkaitan dengan kelompok Islam radikal di Sahel berlipat ganda setiap tahun sejak 2016. Tahun lalu angkanya mencapai 465 serangan, atau lebih dari satu kali dalam sehari.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Afrika BaratECOWASjihadis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tukang Cukur India Dipangkas dari Malaysia
Tulisan selanjutnya INSISTS Gelar Seminar ‘Fenomena Transnasionalisme Islam Liberal di Dunia Akademik’

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Ahwa Mufakat Pilih Gus Kikin, Cicit Pendiri NU dari Tebuireng Jadi Ketum PBNU

Berita
31 Agustus 2026 11:10
Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
Ratko Mladic Si Penjagal Bosnia Meninggal di Usia 84 Tahun

Terbaru

  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?