Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Demonstran Pro-Demokrasi Hong Kong Minta Bantuan Bekas Penjajahnya

Ama Farah
Terakhir diupdate: 15 September 2019 22:50 10:50 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 16 September 2019 07:33
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Ribuan demonstran pro-demokrasi Hong Kong hari Ahad (15/9/2019) berjalan kaki sambil membawa payung setelah ratusan orang menyanyikan lagu kebangsaan Inggris “God Save the Queen” di luar Konsulat Inggris, menuntut agar negara bekas penjajahnya menekan China agar menghormati kebebasan di wilayah otonomi itu.

Toko-toko ternama di distrik pusat perbelanjaan Causeway Bay dan kawasan bisnis Central ke arah barat menutup tempat usaha mereka, karena khawatir terjadi kerusuhan seperti pekan lalu.

“Kami masih akan pergi ke Central sebagaimana rencana awal,” kata seorang wanita yang menyebut namanya Kitkat, setelah kumpulan massa di Causeway Bay gagal mendapatkan izin kepolisian.

“Apabila ada orang yang bertanya, kami bilang pergi melihat-lihat, bukan ikut aksi jalan kaki,” ujarnya seperti dikutip Reuters.

Sino-British Joint Declaration, yang ditandatangani tahun 1984, memaparkan masa depan Hong Kong setelah dikembalikan ke China pada tahun 1997,yaitu sebagai sebuah teritori “satu negara dua sistem” yang mendapatkan kebebasan yang luas yang tidak dinikmati oleh wilayah China Daratan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Sino-British Joint Declaration is VOID,” tulis salah satu plakat yang diusung pengunjuk rasa di luar Konsulat Inggris. “SOS Hong Kong,” tulis plakat lainnya.

“Satu negara, dua sistem sudah mati,” teriak para pengunjuk rasa dalam bahasa Inggris sambil berlindung di bawah payung dari sengatan sinar matahari. Di antara pengunjuk rasa ada yang mengusung bendera negara Inggris Union Jack sambil berteriak “Bebaskan Hong Kong.” Sebagian lain agak kelewatan dengan meneriakkan “Britania Berkuasa.”

Banyak pengunjuk rasa di depan kantor perwakilan diplomatik Inggris itu membawa selebaran yang berisi tuntutan “persamaan hak” bagi pemegang paspor British National (Overseas).

Paspor itu diciptakan khusus bagi pemukim Hong Kong setelah Inggris mengembalikan wilayah bekas koloninya itu ke China. Pemegang paspor bisa mengunjungi Inggris selama enam bulan, tetapi bukan berarti otomatis bisa tinggal dan bekerja di negeri Ratu Elizabeth II itu.

“Joint Declaration merupakan traktat yang mengikat secara hukum antara Inggris dan China yang masih valid sampai hari ini seperti ketika perjanjian itu ditandatangani dan diratifikasi lebih dari 30 tahun lalu,” kata seoroang jubir Kementerian Luar Negeri Inggris pada bulan Juni.

“Sebagai salah satu penandatangan, pemerintah Inggris akan terus mempertahankan posisinya,” imbuh jubir tersebut.

Namun, tidak jelas apa yang bisa dan akan dilakukan oleh pemerintah Inggris untuk mempertahankan posisi tersebut. Pastinya Inggris berharap Hong Kong akan merekatkan kerja sama perdagangannya dengan China –yang terus tumbuh sejak 1997– setelah negara itu hengkang dari Uni Eropa.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:chinaHong KongKonsulat Inggris
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Dr Nirwan Syafrin: Pemikiran Liberal di Indonesia Semuanya Impor dari Luar
Tulisan selanjutnya Ribuan Mayat Janin Ditemukan di Properti Seorang Dokter di Amerika

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam

Berita
30 Mei 2026 13:38
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha

Terbaru

  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?