Hidayatullah.com–Organisasi amal ternama Marie Stopes mengatakan pihaknya menarik lebih dari satu juta kondom yang dibagikan di Uganda, menyusul kekhawatiran akan risiko kebocoran.
Hasil tes menunjukkan sebagian kondom buatan India bermerk Life Guard terdapat lubang-lubang kecil atau berisiko bocor saat digunakan, kata Otoritas Obat-Obatan Uganda (NDA) seperti dilansir BBC Selasa (19/11/2019).
Marie Stopes memberikan bantuan alat kontrasepsi dan layanan keluarga berencana di lebih dari 35 negara.
Hampir 6% orang dewasa di Uganda hidup dengan mengidap virus HIV, kata Perserikatan Bangsa-Bangsa.
Hasil penelitian lain menunjukkan hanya 11% penduduk di negara itu yang merencanakan kehamilannya.
Marie Stopes menyuplai antara 1,5 juta hingga 2 juta kondom setiap bulan di Uganda.
“Dapat kami pastikan bahwa ini untuk pertama kalinya di salah satu negara program kami perlu melakukan penarikan (kondom) seperti ini,” kata Marie Stopes dalam pernyataan yang dikirimkan ke BBC.
Penarikan dilakukan setelah NDA menyurati organisasi bantuan itu pada 30 Oktober, mengatakan bahwa dua batches kondom Life Guards gagal melewati uji kualitas.
Marie Stopes mengatakan pihaknya sedang bekerja sama dengan NDA guna menyelidiki apa yang terjadi dengan kondom-kondom itu dan memastikan “produk-produk kami akan terus memenuhi standar kualitas tinggi.”
“Dapat kami konfirmasi bahwa dua batches yang kami tarik berisi sekitar 335.000 pak kondom – satu juta lebih sedikit kondom satuan. Kami sudah berhasil mengumpulkan lebih dari setengah kondom-kondom tersebut,” imbuhnya.*