Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Perdana Menteri Prancis Ikut Larang Burkini, 10 Wanita Muslim Ditahan

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 18 Agustus 2016 08:49 8:49 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 18 Agustus 2016 08:49
Bagikan
Wanita Muslim dengan burkini nya
Bagikan

Hidayatullah.com—Tidak kurang sepuluh wanita Muslimah pengguna Burkini di pantai ditahan polisi di Chanes, selatan Kota Prancis dalam waktu tiga minggu setelah ia menerapkan larangan sementara atas pakaian renang lengkap itu, kata pemerintah setempat.

Menurut mereka,  pemakaian Burkini termasuk melanggar hukum sekularisme Prancis, dan Cannes adalah satu dari tiga kota di negara itu yang melarang pemakaian baju renang menutupi semua tubuh wanita di tengah-tengah ketegangan terhadap masyarakat Islam pasca serangan di Nice, yang menewaskan 85 orang  14 Juli 2016 lalu.

Sebelumnya, Perdana Menteri Prancis Manuel Valls juga ikut mendukung sejumlah larangan yang dikeluarkan di beberapa wilayah di negaranya terkait pakaian renang yang menutupi seluruh tubuh (Burkini), yang populer pada wanita Muslim.

Dianggap Tak Hormati Sekularisme, Prancis Larang Burkini

Dalam sebuah wawancara dengan koran Prancis, “La Provence” sebagaimana dikutip BBC, Valls mengatakan pemakaian Burkini tidak sejalan dengan nilai-nilai (sekularisme) Prancis.

Vall mengatakan menyatakannya pakaian itu (Burkini) merupakan sebuah proyek politik yang terus-menerus merendahkan wanita.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Tetapi, Valls melanjutkan, pelarangan Burkini pada tujuh kota pantai Prancis bukanlah jalan keluar untuk mengatasi serangkaian serangan kelompok jihadis Islam yang terjadi di Prancis dalam beberapa bulan terakhir.

Tindakan ini memicu perdebatan publik dan memicu Islamofobia.  Conseil d’Etat, mahkamah administrasi tertinggi Prancis, akan memutuskan keabsahan larangan Burkini dalam beberapa hari lagi, demikian kutip BBC.

Burkini atau burqini adalah bikini yang dirancang  Aheeda Zanetti keturunan Lebanon-Australia, berupa baju menutupi bagian tubuh yang disebut sebagai aurat, namun memungkinkan digunakan berenang kalangan Muslimah saat berada di pantai.

Seorang juru bicara dewan kota Cannes mengatakan hari ini, sejak larangan Burkini diberlakukan 28 Juli lalu, 10 wanita memakai Burkini ditahan polisi. Enam di meninggalkan daerah pantai sedangkan empat lagi didenda 38 euro, demikian kutip Reuters.

Menariknya, sebelumnya, Wali Kota Cannes,  David Lisnard  Prancis selatan, yang menerbitkan larangan pakaian renang yang menutupi seluruh tubuh ini beralasan, laranagan dikarena munculnya kekhawatiran dari masyarakat Prancis  dan menuduh pakaian ini  memperlihatkan pemihakan keagamaan “secara terang-terangan” serta tak menghormati sekularisme.

Sementara di saat yang sama, warga Prancis dan Eropa yang menjadi tamu di Negeri-negeri Muslim tak berusaha menghormati budaya dan agama setempat.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:baju renangburqiniMuslimahrenangsekularisme
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Indonesia Terancam Konflik jika Aliran Sesat Tumbuh Subur
Tulisan selanjutnya Masyarakat Tanjungbalai Desak Polisi Usut Tuntas Kematian Siswi SMAN 3

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal

Berita
31 Mei 2026 05:00
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara

Terbaru

  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?