Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Jutaan Pekerja di Prancis Memulai Aksi Mogok Memprotes Reformasi Pensiun

Ama Farah
Terakhir diupdate: 5 Desember 2019 20:26 8:26 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 5 Desember 2019 20:26
Bagikan
Mogok massal di Prancis hari Kamis (5/12/20190 telah melumpuhkan negara itu, sebab jutaan pekerja menolak melaksanakan tugasnya sebagai protes terhadap reformasi pensiun yang diajukan Presiden Emmanuel Macron.
Bagikan

Hidayatullah.com—Jutaan pekerja transportasi, guru, polisi dan profesional lain memulai aksi mogok umum, yang terbesar di Prancis selama bertahun-tahun. Mogok massal ini akan menjadi ujian kekuatan politik Presiden Emmanuel Macron.

Mogok massal di Prancis hari Kamis (5/12/20190 telah melumpuhkan negara itu, sebab jutaan pekerja menolak melaksanakan tugasnya sebagai protes terhadap reformasi pensiun yang diajukan Presiden Emmanuel Macron.

Aksi mogok itu menyusul aksi protes “Rompi Kuning” yang berlangsung setiap pekan selama setahun terakhir, yang memprotes berbagai kesenjangan di negara tersebut.

Akibat mogok massal ini, pemerintah Prancis memperkuat keamanan di ibu kota Paris dan kota-kota besar lain, di tengah kekhawatiran kelompok garis keras akan memanfaatkan momen untuk membuat kekacauan.

Hari ini, jadwal keberangkatan bis, kereta dan penerbangan dibatalkan dan sebagian besar sistem kereta bawah tanah di Paris dihentikan operasionalnya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sekolah-sekolah juga tutup, karena lebih dari setengah tenaga pengajar di sekolah dasar dan menengah pergi meninggalkan kelas.

Unit-unit darurat di rumah sakit beroperasi dengan staf minim disebabkan para perawat dan dokter juga mogok kerja.

Serikat-serikat pekerja merencanakan dua demonstrasi besar di Paris, yang akan mengepung kawasan Place de la Nation.

Pihak berwenang kepariwisataan memperingatkan para pelancong agar tidak mendekati kawasan Menara Eiffel.

Media Prancis mengatakan aksi mogok dapat berlangsung selama beberapa hari, kemungkinan seperti yang terjadi tahun 1995 ketika perseteruan antara pemerintah dan serikat-serikat pekerja melumpuhkan negara itu selama beberapa pekan.

Presiden Macron berencana melakukan reformasi atas sistem pensiun, dengan alasan sistem yang ada saat ini tidak adil dan mahal.

Macron ingin memperkenalkan sistem tunggal, berbasis poin, yang menjamin kesetaraan hak bagi setiap pensiunan.

Sitem pensiun “universal” merupakan salah satu janji kampanye Macron. Akan tetapi serikat-serikat pekerja mengatakan reformasi itu akan menjadikan pekerja sektor swasta bekerja melampaui usia pensiun legal 62 tahun agar bisa mendapatkan tunjangan pensiun penuh.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pengadilan Eropa: Ibu Tak Bisa Gunakan Sperma Mendiang Putranya untuk Memiliki Cucu
Tulisan selanjutnya Kemenag Kirim Tim Klarifikasi Soal Ujian Bermuatan Khilafah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Berita
3 Juni 2026 12:08
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?