Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Mantan Paus Benediktus XVI Menentang Usulan Pria Menikah jadi Pastor

Ama Farah
Terakhir diupdate: 13 Januari 2020 20:51 8:51 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 13 Januari 2020 20:51
Bagikan
Mantan Paus Benediktus XVI.
Bagikan

Hidayatullah.com-Mantan Paus Benediktus XVI menentang pelonggaran kewajiban selibat bagi pastor di Gereja Katolik, tatkala Paus Fransiskus mempertimbangkan untuk membolehkan pria yang sudah menikah menjadi pastor, kutip BBC.

Paus Benediktus membuat pembelaan tersebut dalam buku yang ditulis bersama Kardinal Robert Sarah.

Buku itu terbit sebagai respons pada pertimbangan untuk mengizinkan laki-laki yang sudah menikah untuk ditahbiskan sebagai pastor di wilayah Amazon.

Paus Benediktus, yang pensiun pada 2013, mengatakan ia tidak bisa tinggal diam dalam perkara ini.

Dalam buku itu, Paus Benediktus mengatakan aturan selibat, tradisi yang telah ada dalam gereja selama ribuan tahun, “amat sangatlah penting” karena memungkinkan pastor untuk fokus pada kewajiban mereka.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pria berusia 92 tahun itu berkata “tampaknya tidak mungkin untuk mewujudkan kedua pekerjaan [kepastoran dan pernikahan] secara bersamaan”.

Jarang bagi Paus Benediktus, yang merupakan paus pertama yang mengundurkan diri dalam hampir 600 tahun, untuk campur tangan dalam masalah kependetaan.

Vatikan belum berkomentar tentang buku tersebut, yang cuplikannya dimuat di surat kabar Prancis Le Figaro, sebelum diterbitkan seutuhnya pada Senin (13/01).

Para pengamat Vatikan terkejut dengan campur tangan Benediktus, menilai bahwa yang ia sejatinya melakukan pelanggaran.

“Benediktus XVI sebenarnya tidak memecah kesunyiannya karena ia (dan rombongannya) tidak pernah merasa terikat janji [untuk tutup mulut]. Tapi ini pelanggaran serius,” kata Massimo Faggioli, sejarawan dan pakar teologi di Universitas Villanova, dalam sebuah cuitan.

Komentar Paus Benediktus disebut “luar biasa” oleh Joshue McElwee, jurnalis dari National Catholic Reporter.

Sebagai seorang teolog konservatif dengan pandangan tradisional tentang nilai-nilai Katolik, Paus Benediktus berjanji untuk tetap “tersembunyi dari dunia” ketika ia pensiun, dengan alasan kesehatan yang buruk.

Namun sejak itu, ia memuat pandangannya dikenal dalam artikel, buku, dan wawancara, menganjurkan pendekatan yang berbeda untuk Paus Fransiskus, yang dipandang lebih progresif. Paus Benediktus masih tinggal di dalam dinding Vatikan di bekas biara.

Perubahan aturan

Sebelumnya, bulan Oktober tahun lalu, para uskup Katolik dari seluruh dunia berkumpul dalam suatu pertemuan, dikenal sebagai sinode, untuk mendiskusikan masa depan Gereja di Amazon.

Pada akhir pertemuan tersebut, dokumen yang memerinci persoalan-persoalan yang memengaruhi Gereja dirilis. Di dalamnya, terdapat usulan bahwa di daerah terpencil seperti Amazon, laki-laki dewasa dan sudah menikah bisa ditahbiskan menjadi pastor.

Para uskup Amerika Selatan telah menganjurkan ini dalam upaya untuk mengatasi kekurangan imam di wilayah tersebut.

Paus Fransiskus akan mempertimbangkannya, bersama dengan banyak proposal lainnya, termasuk tentang lingkungan dan peran wanita dalam Gereja. Ia diperkirakan akan membuat keputusan tentang masalah ini.* dalam beberapa bulan ke depan. *

 

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:gereja katolikmenikahpastorPaus Benediktus XVIpaus Fransiskuspriavatikan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya ‘Predator Seksual Setan’ asal Indonesia Sudah ‘Gemulai’ sejak Kecil
Tulisan selanjutnya Pakar Geopolitik Jepang Prediksi China Takkan Pakai Militer soal Natuna

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Berita
4 Juni 2026 08:06
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?