Hidayatullah.com-Setelah pengungkapan mengejutkan dari Reynhard Sinaga, seorang kandidat PhD yang belajar di Manchester dan dijuluki ‘predator seksual setan’ dalam sejarah kriminal Inggris, salah seorang temannya berbagi kisahnya dan menggambarkannya sebagai seorang siswa yang cerdas dan seorang kutu buku.
The Jakarta Post melaporkan bahwa Lidya, siswa sekolah dasar Reynhard tidak terkejut mendengar bahwa Reynhard melanjutkan belajar dan berhasil meraih tiga gelar sarjana sambil mengejar gelar PhD.
“Namun, saya tidak berpikir dia terjebak dalam kejahatan mengerikan yang membuat korban dan keluarganya trauma,” katanya.
Teman yang lain, yang dikenal sebagai Koko, mengatakan bahwa ketika di sekolah Reynhard sering diejek oleh teman-teman yang memanggilnya ‘bencong’, sebuah istilah untuk pria yang lemah gemulai.
“Beberapa siswa mengambilnya sendiri karena dia selalu bermain dengan gadis-gadis,” katanya.
Seorang pria asal Indonesia, Reynhard Sinaga, dihukum seumur hidup oleh Pengadilan Manchester, Inggris dalam 159 kasus perkosaan dan serangan seksual terhadap 48 korban pria, selama rentang waktu dua setengah tahun dari 1 Januari 2015 sampai 2 Juni 2017.
Pengadilan Manchester mengatakan Reynhard, 36, melakukan kejahatan dengan cara mengundang mereka ke rumahnya dengan tawaran akomodasi dan minuman.
Hakim memutuskan Reynhard harus menjalani minimal 30 tahun masa hukumannya sebelum boleh mengajukan pengampunan.*