Hidayatullah.com–Tokoh-tokoh bidang pertanian di Inggris mengatakan “gila” apabila pemerintah Inggris bersedia meneken kesepakatan dagang dengan Amerika Serikat untuk mengimpor daging ayam yang dibersihkan dengan cairan klorin.
Presiden National Farmers Union (NFU) Minette Batters mengatakan bahwa apabila impor daging ayam bermandikan klorin itu diperbolehkan maka Inggris menunjukkan “kebangkrutan moral”.
NFU menyeru agar ketentuan standar minimum impor dibuatkan undang-undang.
“Ini bukan hanya soal ayam berklorin. Ini soal prinsip yang lebih luas,” kata Batters dalam konferensi tahunan NFU hari Selasa (25/2/2020) seperti dikutip BBC.
“Menandatangani sebuah kesepakatan dagang yang akhirnya akan membuka pelabuhan-pelabuhan, rak-rak toko dan pendingin makanan kita untuk diisi produk luar negeri, yang merupakan ilegal apabila dibuat di sini, tidak hanya bangkrut secara moral, tetapi itu pekerjaan gila,” kata Batters.
Batters menyeru agar rancangan undang-undang pertanian yang sedang digodok di parlemen saat ini, Agriculture Bill, menjamin bahwa makanan yang dinyatakan ilegal untuk diproduksi di Inggris tidak akan diimpor.
Sebagaimana diketahui, sejumlah negara termasuk Amerika Serikat mencuci daging ayam produksinya dengan klorin atau bahan kimia lain untuk menghilangkan bakteri dan tidak mudah busuk.
Praktik pencucian daging ayam dengan klorin dan bahan kimia seperti itu dinyatakan ilegal di Inggris, serta dilarang Uni Eropa pada tahun 1997, karena membahayakan kesehatan konsumen.
Menurut laporan koran The Guardian, Uni Eropa menuntut agar Inggris mempertahankan standar itu dalam ekspor daging ayamnya pasca-Brexit.
Tentu tidak masuk akal apabila kemudian pemerintah Inggris membolehkan ayam bermandikan klorin asal Amerika Serikat memenuhi pasar domestiknya.*