Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Mantan PM Mahathir Bantah Langkahnya Mengundurkan Diri Picu Krisis Politik di Malaysia

Ama Farah
Terakhir diupdate: 3 Maret 2020 20:14 8:14 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 3 Maret 2020 20:14
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Tun Dr. Mahathir Mohamad membantah bahwa krisis politik di Malaysia baru-baru ini diakibatkan oleh keputusannya untuk mengundurkan diri dari jabatan perdana menteri.

“Apa benar saya mengundurkan diri tanpa alasan? Saya, yang memiliki dukungan yang nyata dari partai penguasa dan oposisi, termasuk (mantan PM) Najib Razak dan lainnya yang saat ini sedang diadili karena korupsi? Ini tidak masuk akal,” kata Mahathir di laman blognya hari Selasa (3/3/2020) seperti dilansir The Star.

Dia menambahkan bahwa dia mengundurkan diri karena tidak lagi memiliki dukungan yang diperlukan.

“Saya tidak memiliki (dukungan) mayoritas) dan oleh karena itu tidak berguna lagi menjabat perdana menteri,” kata Mahathir.

Dia juga mengatakan bahwa masyarakat lelah dengan politisi-politisi yang memprioritaskan politik dibanding tata kelola pemerintahan yang baik.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Saya menyarankan sebuah pemerintahan yang memasukkan non-politisi yang memiliki pengetahuan. Anggota-anggota partai juga dimasukkan tetapi sebagai orang biasa dan bukan orang yang mengemban agenda partainya,” papar Mahathir.

“Namun, usulan saya ditolak dan (karena itu) saya mengundurkan diri. Selanjutnya terjadilah krisis. Kapan itu akan berakhir?”

Dalam pidato perdananya kepada publik sebagai perdana menteri pada hari Senin (2/3/2020), Tan Sri Muhyiddin Yassin mengklaim bahwa pergolakan politik yang terjadi di Malaysi dipicu oleh pengunduran diri Mahathir sebagai perdana menteri.

Muhyiddin juga mengatakan bahwa dia harus mengambil keputusan yang sulit yaitu menerima peran sebagai perdana menteri atau terus mendukung Mahathir sebagai PM.

“Apabila saya (terus) mendukung Tun Dr. Mahahtir, kebuntuan politik sepertinya akan berkepanjangan,” kata Muhyiddin.

“Saya memahami bahwa Anda semua sudah lelah dengan krisis. Sebagai seorang pemimpin, saya harus menemukan solusi untuk mengakhirinya. Saya tidak dapat membiarkan krisis terus berlanjut,” imbuh politisi senior itu, yang dulu berkiprah bersama Anwar Ibrahim dan Mahahtir di UMNO dan pernah dipecat Najib Razak dari jabatan wakil perdana menteri karena mempertanyakan soal dana 1MDB.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ritual di Kuil Todaiji Tahun Ini Berdoa Wabah Coronavirus Berakhir
Tulisan selanjutnya KBRI Riyadh Imbau WNI Tetap Tenang, Waspada, Lakukan Pencegahan Corona

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Feature

Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026

Feature
30 Mei 2026 17:30
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?