Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Unesco: Satu dari Lima Pelajar Tidak Sekolah karena Coronavirus

Ama Farah
Terakhir diupdate: 12 Maret 2020 18:45 6:45 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 12 Maret 2020 18:45
Bagikan
Pelajar di Jepang.
Bagikan

Hidayatullah.com–Organisasi di bawah Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk urusan pendidikan dan kebudayaan UNESCO mengatakan bahwa lebih dari 372 juta di seluruh dunia tidak sekolah akibat wabah coronavirus.

Penutupan sekolah secara nasional di 22 negara telah mengganggu proses belajar lebih dari 372 juta pelajar dari tingkat dasar sampai pendidikan tinggi, termasuk 58,6 juta mahasiswa di tingkat universitas dan lembaga pendidikan tinggi lainnya, menurut UNESCO.

Mayoritas pelajar yang tidak bersekolah berada di China, di mana lebih 233 juta pelajar tidak bersekolah setelah perintah penutupan serentak nasional guna memperlambat penyebaran Covid-19, meskipun UNESCO mencatat sejumlah sekolah sudah ada yang dibuka kembali.

Sekitar 576 juta pelajar lain berisiko dirumahkan di 17 negara –termasuk Prancis, Jerman, Inggris dan Spanyol– bila pemerintah di sana memutuskan menutup seluruh sekolah.

Sobhi Tawil, kepala bidang riset pendidikan di UNESCO, mengatakan bahwa sebenarnya penutupan sekolah di masa krisis, baik karena bencana alam atau peperangan, bukan sesuatu yang baru. Tapi penutupan berskala besar seperti sekarang ini belum pernah terjadi sebelumnya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

UNESCO mengatakan bahwa penutupan sekolah untuk waktu yang tidak lama tidak berakibat serius terhadap akademik siswa, sebab proses belajar dapat dilakukan secara jarak jauh.

Namun, cara belajar jarak jauh ini tidak dapat mengganti elemen sosial dan etis yang ada di pendidikan sekolah.

“Bahkan penutupan jangka pendek berdampak lebih keras bagi keluarga dari komunitas rentan,” kata Tawil, seperti dikutip RFI Rabu (11/3/2020).

Tawil mengatakan bahwa UNESCO menggelar konferensi virtual yang mempertemukan para menteri pendidikan dari 72 negara. Di sana mereka saling melihat apa yang terjadi di negara lain, tentang penyebaran virusnya serta penutupan sekolah yang dilakukan. Para partisipan berbagi ide dan pengalaman tentang pembelajaran jarak jauh dan peralatan yang mereka gunakan.

“Kita perlu saling belajar dari satu sama lain dan membantu melalui pengalaman berbeda dan sumber daya yang dimiliki masing-masing negara,” kata pejabat UNESCO itu.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Muslim di Subhash Mohalla Menceritakan Serangan Gerombolan Perusuh di India
Tulisan selanjutnya Termakan Hoaks Obat Coronavirus Nyawa 44 Warga Iran Melayang

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

Berita
18 Juli 2026 10:12
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

Terbaru

  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?