Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Dokter Ternama Sudan Ahli Transplantasi Wafat di London karena Coronavirus

Ama Farah
Terakhir diupdate: 30 Maret 2020 13:28 1:28 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 30 Maret 2020 13:28
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Seorang dokter ahli transplantasi organ asal Sudan meninggal dunia di London, karena coronavirus. Dia adalah dokter bedah pertama yang bekerja untuk otoritas kesehatan publik Inggris (NHS) pertama yang wafat akibat Covid-19.

Adil El Tayar dengan keahliannya pernah bekerja di sejumlah tempat, termasuk Arabia Saudi, serta di rumah sakit St Mary’s dan St George’s di London.

Keluarganya mengatakan Dr. El Tayar wafat pada 25 Maret di West Middlesex University Hospital di Isleworth, bagian barat London.

El Tayar menjalani isolasimandiri setelah mengalami gejala Covid-19 pada pertengahan Maret dan dilarikan ke rumah sakit pada 20 Maret.

Dokter berusia 63 tahun itu dites positif coronavirus dan menghabiskan masa-masa akhir hidupnya di ruangan perawatan intensif, kata sepupunya Dr.Hisham El Khidr seperti dilansir BBC Ahad (29/3/2020).

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Putranya sangat ketakutan dia tidak akan sembuh. Penyakit ini sungguh mengerikan dan akan menyebabkan lebih banyak keluarga bersedih di pekan-pekan mendatang,” ujarnya.

“Adil merupakan sosok yang sangat sentral dalam keluarga kami, yang dihormati banyak orang,”imbuhnya.

“Sejakkematiannya hari Rabu, saya mendapatkan ratusan pesan singkat dari kolega dan teman. Dia akan sangat dirindukan.”

El Tayar lulus dari Universitas Khartoum pada tahun 1982 dan pindah ke Inggris pada tahun 1996, di mana dia melanjutkan pendidikannya di University of West London.

Dia bekerja sebagai dokter bedah transplantasi organ di St George’s Hospital, Tooting, sebelum pindnah ke Arab Saudi pada 2007, di mana dia selama 3 tahun bekerja di Rumah Sakit Umum Raja Fahd di Jeddah.

Tahun 2011, El Tayar pulang kembali ke negara asalnya Sudan dan membantu mendirikan program transplantasi organ dan bekerja di RS Ibn Sina di Khartoum.

Dia kemudian bekerja lagi di St George’s Hospital sebagai dokter bedah pengganti.

Koleganya Dr. Abbas Ghanzafar memuji El Tayar sebagai seorang dokter pekerja keras dan mendedikasikan keahliannya untuk membantu banyak orang. “Dia kolega yang sangat luar biasa, seorang yang sangat rendah hati.”

Di hari-hari sebelum jatuh sakit, dia bekerja di sebuah rumah sakit di kawasan Midlands dan dia yakin terlutar penyakit itu di sana, kata El Khidr.

“Dia tinggal di London, tetapi dia bekerja sehari-hari di Midlands. Saya bertanya kepadanya kira-kira dimana dia tertular virus itu. Dan dia mengatakan bahwa hari-harinya kebanyakan dihabiskan bekerja, makan di kantin lalu kembali ke ruangannya,” cerita El Khidr.

“Kami merasa dokter saat ini sungguh sangat rentan tertular penyakit ini dan mereka membutuhkan perlindungan lebih dari apa yang ada saat ini. Kami para dokter merasa seperti ‘sitting duck’ (target yang mudah diserang).”

“Ketika Pangeran Charles, Perdana Menteri [Inggris Boris Johnson] dan Menteri Kesehatan [Inggris Matt Hancock] juga terjangkit penyakit ini, jelas sekali ada yang tidak beres,” imbuhnya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:coronavirusdokterSudan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Amerika Serikat Tak Mau Tanggung Pengamanan Pangeran Harry dan Istrinya
Tulisan selanjutnya Presiden Brazil Ancam Pecat Menkes Bila Kritik Caranya Tangani Coronavirus

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Masjid Al Aqsha BSD Sembelih 198 Hewan Qurban, Distribusi hingga Aceh dan NTT

Berita
28 Mei 2026 19:41
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?