Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Langkah Sri Lanka Dikecam karena Wajibkan Pembakaran Mayat Korban Muslim

Insan Kamil
Terakhir diupdate: 13 April 2020 09:30 9:30 am
Insan Kamil
Dipublikasikan 13 April 2020 09:30
Bagikan
Penguburan Muslim Korban Covid-19
Kremasi jenazah corona di Sri Lanka
Bagikan

Hidayatullah.com- Otoritas Sri Lanka telah melakukan kremasi (pembakaran jenazah) bagi para korban virus corona (Covid-19), mengabaikan aksi protes dari minoritas Muslim di negara itu. Kaum Muslim menolak kebijakan ini  karena dianggap bertentangan dengan tradisi Islam.

Dari tujuh kematian akibat penyakit wabah di negara kepulauan ini, tiga adalah Muslim. Jenazah mereka dikremasi oleh otoritas Sri Lanka meskipun ada protes dari kerabat mereka.

“Jenazah mereka yang telah meninggal atau diduga meninggal, … akibat Covid-19 akan dibakar,” kata Menteri Kesehatan Pavithra Wanniarachchi hari Ahad (12/4) dikutip AFP.

Keputusan itu juga dikritik oleh kelompok-kelompok HAM.  Sementara Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah memberi pilihan, bahwa jenazah ‘dapat’ dimakamkan atau dibakar’.

Sejauh ini lebih dari 200 orang dinyatakan positif mengidap virus corona di Sri Lanka. Seluruh dunia telah memberlakukan jam malam nasional yang tidak terbatas.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Partai politik utama negara itu yang mewakili Muslim, menuduh pemerintah “tidak berperikemanusiaan” karena upacara keagamaan dan keinginan keluarga. Jumlah Muslim 10 persen dari 21 juta penduduk negara itu.

Ketegangan antara Muslim dan mayoritas penduduk Sinhala memuncak pada Perayaan Paskah tahun lalu, setelah pemberontak setempat dituduh melakukan bom bunuh diri di tiga hotel dan tiga gereja menewaskan 279 orang. Seminggu kemudian, Sinhala menyerang Muslim, membunuh dan melukai lebih banyak orang. Ratusan rumah dan kendaraan hancur dan pihak berwenang dituduh gagal menghentikan kekerasan – tuduhan yang dibantah Kolombo.

Gereja Katolik Roma di Sri Lanka hari ini mengatakan mereka memaafkan pelaku bom bunuh diri, kutip AFP.*

Redaktur: Insan Kamil
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:covid-19jenazah Covid-19kremasiMuslim Sri Lankapembakaran mayatSri Lanka
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ramadhan dan Wabah, Dua Ujian yang Menguatkan
Tulisan selanjutnya Menteri Dalam Negeri Turki Mundur setelah Umumkan Jam Malam

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

Berita
18 Juli 2026 10:26
Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?