Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Kano Nigeria Lockdown: Istri Baru Melahirkan, Saya Tak Bisa Keluar Mencari Makan

Ama Farah
Terakhir diupdate: 18 April 2020 22:19 10:19 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 18 April 2020 13:28
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Dua puluh juta orang yang tinggal di Kano, kota terbesar kedua di Nigeria, harus menjalani lockdown selama sepekan.

Kemiskinan dan agama merupakan isu besar dalam situasi sekarang ini, di mana sebagian orang mengatakan mengikuti perintah tinggal di rumah berarti mati bukan karena coronavirus, tetapi mati karena kelaparan.

“Istri saya baru melahirkan kemarin dan hari ini saya terkurung di rumah dan tidak dapat pergi keluar untuk mencari makan untuk istri dan si bayi, sementara tidak ada harapan bantuan dari siapapun. Menurut saya, tidak ada yang lebih buruk dari ini,” kata Yakubu Abdu, pemulung yang berkeliling memungut besi tua di jalanan kota Kano. Pria paruh baya itu takut tidak dapat memberi makan delapan orang anggota keluarganya.

Perdagangan Nigeria dengan negara tetangga Niger dan Chad sangat penting artinya bagi Kano.

Pasar tekstil yang tersohor di kota itu, Kantin Kwari, dan pasar bahan makanan di daerah pinggiran Dawanau menarik penjual dan pembeli dari lintas perbatasan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sani Moussa, asal Maradi di Niger, mengunjungi Kano setiap pekan untuk belanja tekstil dan sepatu untuk dirinya sendiri serta banyak pedagang lain.

“Perintah tinggal di rumah tidak diragukan lagi akan sangat berpengaruh terhadap kami. Kami sangat mengandal barang dagangan dari Kano,”ujarnya kepada BBC Jumat (17/4/2020).

Pejabat-pejabat negara bagian Kano mengatakan bahwa lebih dari 400 juta naira (sekitar $1 juta) sudah dikumpulkan dan akan dibagikan kepada warga yang paling membutuhkan.

Namun, bagi sebagian orang langkah itu tidak cukup dan bahkan mereka mendesak agar orang terkaya di Afrika, Aliko Dangote, turun tangan dan ikut membantu.

Sementara itu salah satu tokoh Muslim paling disegani di Kano berkata kepada BBC, “Saya menentang penutupan masjid-masjid oleh pemerintah, sebab menurut saya itu tidak akan menyelesaikan masalah coronavirus.”*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika Serikatcoronaviruscovid-19Ethiopia
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Asa Muslimah Kembali ke Penjara Berdakwah
Tulisan selanjutnya Sedikitnya 100 Orang Ethiopia Meninggal karena Covid-19 di Amerika Serikat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Gaza Gelar Pemakaman Massal usai 100 Jenazah Korban ‘Israel’ Ditemukan dari Reruntuhan

Berita
7 September 2026 19:11
Serangan Iran ke Pangkalan Yordania Dilaporkan Rusak Sejumlah Jet Tempur AS
Zionis Migrasikan Ribuan Yahudi ke ‘Israel’, Paling Banyak dari AS dan Rusia
Delapan Negara Muslim Kompak Kecam Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
Sanksi Inggris Hanya Menarget Pemukiman Ilegal ‘Israel’, Bukan Zionis

Terbaru

  • Serangan Drone dari Iraq Merusak Pipa Minyak Arab Saudi, Melukai Sejumlah Orang
  • Turki akan Mengebor Minyak di Laut Hitam
  • Mahkamah Agung Tunisia Tolak Kasasi Puluhan Lawan Politik Presiden Kais Saied
  • QatarEnergy Berupaya Garap LNG Amerika Serikat Sampai 2031
  • Suriah Tangkap 9 Bekas Pilot Tempur Era Rezim Bashar al-Assad
  • Amerika Minta Libanon Formulasikan Rencana Perlucutan Senjata Hizbullah
  • Pengisi Utama Pro-Israel, Artis Portugal Berbondong-Bondong Tinggalkan Festival Lisbon
  • Promosi Adidas Gandeng IDF, MUI: Waspada Propaganda Zionis, Perkuat Boikot!
  • Penasihat Trump Khawatir Perang Iran Berlangsung Bertahun-tahun
  • Warga Thailand Demo Kedutaan ‘Israel’, Protes Kelakuan Wisatawan Zionis

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?