Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pihak Berwenang Tak Tahu Kemana Perginya 15 “Dokter China” yang Tiba di Nigeria

Ama Farah
Terakhir diupdate: 16 Mei 2020 11:04 11:04 am
Ama Farah
Dipublikasikan 16 Mei 2020 11:04
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Pihak berwenang di Nigeria mengatakan keberadaan satu tim terdiri dari 15 ahli medis yang tiba di negara itu awal bulan April tidak diketahui pemerintah.

Tim medis China yang datang ke Nigeria untuk mendukung upaya negara itu menangani wabah Covid-19 disambut di bandara oleh pejabat-pejabat pemerintah, termasuk Menteri Kesehatan Osagie Ehanire.

Namun hari Kamis (14/5/2020), Menteri Ehanire yang frustasi mengatakan kepada awak media bahwa para pakar itu merupakan tamu dari sebuah perusahaan konstruksi China yang di Nigeria menangani sejumlah proyek besar dan ternyata tidak semuanya adalah dokter. Dari apa yang dia dengar sebagian dari anggota rombongan itu merupakan teknisi yang bekerja untuk perusahaan China tersebut.

“Sepertinya ada banyak ketertarikan terhadap para dokter ini, tetapi [sebenarnya] mereka itu adalah staf dari sebuah perusahaan. Saya akan sangat senang apabila kalian tidak menanyakan kepada saya di mana keberadaan mereka,” kata Ehanire kepada para jurnalis seperti dilansir BBC.

“Dalam hal ini mereka bukan benar-benar tamu kita, tetapi kita bisa belajar sejumlah hal dari mereka. Kita saling berbagi ide tentang apa yang mereka lakukan di negaranya dalam menangani Covid-19,” imbuhnya

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pernyataan Menkes Nigeria itu tampak berseberangan dengan apa yang dikatakan Menteri Informasi Lai Mohammed, yang pekan lalu menyampaikan kepada para reporter bahwa para dokter China itu sudah bekerja di sejumlah pusat isolasi berbeda yang tersebar di seluruh Nigeria di mana mereka membantu mengembangkan kapasitas dokter lokal.

Bulan lalu, jubir Kementerian Luar Negeri China Zhao Lijian mengatakan tim medis itu dikirim atas permintaan pemerintah Nigeria, yang “menyuarakan sambutan dan rasa terima kasih atas bantuan China.”

Nigerian Medical Association (NMA) dan sejumlah kelompok lain kala itu mengkritik kedatangan “dokter-dokter China” tersebut, tetapi pemerintah berdalih mereka datang untuk membantu.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:chinacoronaviruscovid-19dokternigeria
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Coronavirus: 10.000 Migran Dipulangkan ke Ethiopia dari Timur Tengah
Tulisan selanjutnya Jokowi: Kita Harus Berdampingan Hidup dengan Covid, WHO: Virus ini Takkan Hilang

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo

Berita
15 Juli 2026 09:27
Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas
Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?