Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Coronavirus: Trump Putuskan Hubungan Amerika Serikat dengan WHO

Ama Farah
Terakhir diupdate: 30 Mei 2020 13:39 1:39 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 30 Mei 2020 13:39
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Amerika Serikat akan mengakhiri hubungannya dengan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) berkaitan dengan cara lembaga itu menangani pandemi coronavirus penyebab Covid-19. Demikian dikatakan Presiden AS Donald Trump hari Jumat (29/5/2020), menuding lembaga di bawah Perserikatan Bangsa-Bangsa itu menjadi boneka China.

Langkah hengkang AS dari organisasi yang bermarkas di Jenewa itu diambil di tengah perseteruan antara Washington dan Beijing berkaitan dengan asal mula wabah yang virusnya pertama kali diidentifikasi di kota China, Wuhan, akhir tahun lalu.

Berbicara di White House Rose Garden, Trump mengatakan para pejabat China “mengabaikan kewajiban melapor ke WHO perihal virus jenis baru itu dan menekan WHO untuk “menyesatkan dunia” dalam masalah pandemi yang telah menewaskan ratusan ribu orang dan menjangkiti jutaan orang di seluruh dunia itu. 

“China memegang kendali seluruhnya atas WHO meskipun hanya memberikan kontribusi sekitar $40 juta per tahun, jauh di bawah apa yang diberikan oleh Amerika Serikat yang mencapai sekitar $450 juta setahun,” kata Tump, seperti dikutip Reuters.

“Oleh karena mereka gagal melakukan reformasi yang diminta dan sangat diperlukan, kami hari ini akan menyudahi hubungan kami dengan World Health Organization dan mengarahkan dana ke program kesehatan publik global lain yang lebih mendesak dan membutuhkan dana itu,” kata Trump.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Tidak jelas mulai kapan keputusan itu akan berlaku. Berdasarkan resolusi Kongres AS tahun 1948 yang menyatakan AS bergabung dengan WHO, negara itu dapat menarik diri dari keanggotaan WHO setahun setelah pemberitahuan awal.

Menurut website WHO, saat ini Amerika Serikat masih berutang lebih dari $200 juta kontribusi wajib kepada organisasi dunia itu. Amerika Serikat juga disebutkan menggelontorkan dana jutaan dolar setiap tahun untuk program-program yang berkaitan dengan WHO seperti pemberantasan polio, HIV, hepatitis dan tuberculosis.

Amesh A Adalja, akademisi senior di Johns Hopkins Center for Health Security, mengatakan dalam praktiknya keputusan Trump itu tidak akan menimbulkan banyak perubahan pada operasional WHO. Meskipun demikian, menurutnya keputusan itu secara moral salah, karena diambil di tengah terjadinya pandemi dan justru melemparkan kegagalan yang dilakukan oleh pemerintah AS kepada WHO.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika Serikatchinacoronaviruscovid-19WHO
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pemerintah Aceh Izinkan Dayah-dayah Beraktivitas Kembali
Tulisan selanjutnya London Beri Peluang Warga Hong Kong Menjadi WN Inggris

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Berita
3 Juni 2026 06:00
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?