Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Koala akan Punah di New South Wales Pada 2050

Ama Farah
Terakhir diupdate: 1 Juli 2020 00:55 12:55 am
Ama Farah
Dipublikasikan 30 Juni 2020 11:28
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Koala akan punah sebelum tahun 2050 di negara bagian New South Wales, Australia, kecuali ada tindakan segera dari pemerintah untuk menyelamatkan habitatnya, begitu menurut hasil penyelidikan selama setahun.

Penyelidikan oleh parlemen NSW itu juga menemukan bahwa estimasi pemerintah bahwa ada 36.000 koala di wilayah negara bagian tersebut juga ketinggalan zaman dan tidak dapat diandalkan.

Laporan itu, yang diserahkan pada hari Selasa (30/6/2020) oleh sebuah komite yang terdiri dari banyak partai, menemukan bahwa kerusakan habitat masih menjadi ancaman terbesar bagi kelestarian koala di NSW, tetapi penebangan pohon dan pembabatan hutan di habitatnya masih terus saja dilakukan.

Kehilangan habitat koala diperparah dengan kebakaran semak, hutan dan lahan tahun 2019-2020, yang diperkirakan merusak 24% habitat koala yang berada di area publik. Di sejumlah daerah bahkan habitat koala yang rusak atau musnah akibat kebakaran tersebut mencapai 81%.

Selain kebakaran, kekeringan dan perubahan iklim membuat masalah itu semakin parah.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dilansir The Guardian, komite tersebut menyodorkan 42 rekomendasi guna menanggulangi masalah tersebut, di antaranya anjuran agar pemerintah memprioritaskan perlindungan koridor habitat koala, memperbaiki metode pemantauan, meningkatkan pendanaan bagi kelompok-kelompok konservasi berbasis komunitas, melarang penebangan pohon di kawasan hutan dengan pepohonan yang sudah berusia tua, memberikan insentif bagi petani untuk melindungi lahan dan bukan mendorong mereka untuk membuka lahan.

“Harus ada peningkatan signifikan habitat koala yang terlindungi dari penebangan pohon, penambangan, pembukaan lahan dan pembangunan urban,” kata Cate Faehrmann, politisi Partai Hijau yang juga ketua komite tersebut.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Australiakoalamusnah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Musyawarah dan Demokrasi
Tulisan selanjutnya Apakah Rakyat Palestina Menjual Tanah dan Menyerahkannya pada Yahudi? (1)

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas

Berita
13 Juli 2026 16:30
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
Indonesia Prioritaskan Promosi Produk Halal Lewat HEI 2026
Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?