Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Setidaknya 24 Muslim Rohingya Dikhawatirkan Telah Tenggelam di Malaysia

Rofi' Munawwar
Terakhir diupdate: 27 Juli 2020 10:42 10:42 am
Rofi' Munawwar
Dipublikasikan 27 Juli 2020 10:42
Bagikan
Rohingya terombang-ambing di laut
[Ilustrasi] Sebuah perahu membawa pengungsi etnis Rohingya di utara Aceh, Indonesia pada 24 Juni 2020. Foto: AP
Bagikan

Hidayatullah.com–Seorang migran Rohingya dikhawatirkan menjadi satu-satunya yang selamat dari sebuah kapal yang membawa sedikitnya dua lusin pencari suaka, yang diyakini mengalami kesulitan di lepas pantai Malaysia dekat Thailand, kata seorang pejabat penjaga pantai pada Ahad (26/7/2020), Daily Sabah melaporkan.

Mohamad Zawawi Abdullah, kepala penjaga pantai untuk negara bagian utara Kedah dan Perlis, mengatakan bahwa seorang pria 27 tahun bernama Nor Hossain dibawa oleh polisi setelah ia berenang ke pantai di pulau resor Langkawi.

“Berdasarkan informasi dari polisi, migran Rohingya tersebut melompat turun dari kapal yang ditumpangi oleh 24 orang lainnya, dan dia adalah satu-satunya yang berhasil berenang ke pantai dengan selamat,” kata Zawawi.

Operasi pencarian dan penyelamatan telah diluncurkan, tetapi pejabat lain mengatakan kepada AFP bahwa tidak ada mayat atau orang yang selamat yang ditemukan.

Tidak jelas apa yang telah terjadi pada kapal itu.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Negara Malaysia yang mayoritas Muslim adalah salah satu tujuan favorit bagi Rohingya, yang menghadapi penganiayaan di tanah air mereka oleh teroris Budha di Myanmar. Tetapi pemerintah Malysia dalam beberapa bulan terakhir berusaha untuk menghentikan mereka dari memasuki wilayah Malysia karena ketakutan terhadap penyebaran Covid-19.

Banyak dari 700.000 lebih Muslim Rohingya yang melarikan diri dari penumpasan militer di Myanmar tiga tahun lalu telah berusaha untuk meninggalkan kamp-kamp pengungsi yang penuh sesak di distrik Cox’s Bazar di Bangladesh dengan kapal yang menuju Malaysia dan Indonesia.

Zawawi mengatakan dua pesawat penjaga pantai dan dua kapal telah dikerahkan untuk mencari di daerah yang diduga.

Malaysia telah meningkatkan patroli maritim sejak berjangkitnya epidemi koronavirus dalam upaya untuk menghentikan kapal Rohingya dari pendaratan.

Meskipun beberapa telah berhasil mendarat, banyak kapal yang akhirnya kembali, memicu kemarahan dari kelompok hak asasi manusia.

Badan Pengungsi PBB (UNHCR) mengungkapkan pada Rabu (01/7/2020) bahwa ada sebanyak 300 pengungsi Rohingya masih berada di lautan di kawasan. Para pengungsi Rohingya itu berusaha mencari tempat aman untuk mendarat, utusan UNHCR di Indonesia Ann Mayman mengatakan sebagaimana dikutip laman Anadolu Agency.

Menurut Badan Pembangunan Internasional Ontario (OIDA), sekitar 24.000 Muslim Rohingya dibunuh oleh pasukan Myanmar sejak 25 Agustus 2017. Dalam laporannya yang berjudul “Migrasi Paksa Rohingya: Pengalaman yang Tak Terkira“, OIDA menyebutkan lebih dari 34.000 Rohingya dibakar hidup-hidup, sementara lebih dari 114.000 lainnya dipukuli.

Laporan juga menyebutkan sekitar 18.000 perempuan Rohingya diperkosa oleh militer dan polisi Myanmar dan lebih dari 115.000 rumah Rohingya dibakar habis dan 113.000 lainnya dirusak.*

Redaktur: Rofi' Munawwar
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Kapal RohingyamyanmarPengungsi RohingyaRakhineRohingya
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Vaksin nusantara BPOM DPR Minta Pemerintah Evaluasi KBM: Banyak Masalah, Keluarga Tak Mampu Beli Kuota, Uang SPP Tetap Sama
Tulisan selanjutnya Abu Ayyub Al-Anshary dan Kesuksesan  Al-Fatih dalam Pembebasan Konstantinopel

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Berita
18 Juli 2026 11:26
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?