Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pakistan Undang Tokoh Penting Taliban untuk Perundingan dengan Pemerintah Afghanistan

Rofi' Munawwar
Terakhir diupdate: 25 Agustus 2020 19:25 7:25 pm
Rofi' Munawwar
Dipublikasikan 25 Agustus 2020 19:25
Bagikan
[Ilustrasi] Pertemuan Taliban Afghanistan
Bagikan

Hidayatullah.com–Sebuah tim perwakilan politik Taliban telah tiba Islamabad, Pakistan untuk melakukan negosiasi antara pemerintah Afghanistan dan kelompok militan tersebut. Tim terdiri dari anggota utama perundingan Taliban, di mana para pejabat senior pada pekan ini akan mendesak mereka terkait pentingnya memulai perundingan damai seperti yang dilaporkan TRT World (25/08/2020).

Menteri luar negeri Pakistan mengatakan pada Senin bahwa pertemuan itu dilakukan pada saat yang genting dalam konflik Afghanistan, dengan perundingan sekali lagi terhenti di tengah pertukaran tahanan yang kontroversial. “Delegasi berada di Islamabad dan kami akan memulai putaran pembicaraan dengan mereka besok sebagai bagian dari upaya yang bertujuan untuk (membangun) rasa saling percaya,” Menlu Pakistan Shah Mahmood Qureshi mengatakan pada konferensi pers.

Taliban dan pemerintah Afghanistan telah mengisyaratkan bahwa mereka siap untuk memulai pembicaraan segera setelah Idul Adha, yang berakhir awal bulan ini, tetapi prosesnya tetap macet karena pertukaran tahanan.

Kabul telah membebaskan sekitar 4.680 tahanan militant sementara Taliban mengatakan mereka telah membebaskan 1.000 anggota pasukan keamanan Afghanistan, yang secara umum memenuhi salah satu uraian kesepakatan yang dicapai antara Taliban dan AS. Namun, pertukaran tahanan terhenti pada beberapa ratus tahanan, yang oleh Kabul disebut sebagai para pejuang berbahaya yang terlibat serangan mematikan.

Qureshi mengatakan Islamabad telah mengundang Taliban ke Pakistan untuk menekankan pentingan berunding, dengan mengatakan bahwa negosiasi adalah “satu-satu jalan untuk maju” di Afghanistan. “Perdamaian ini untuk rakyat Afghanistan, dan tugas kami adalah sebagai fasilitator yang tujuan utamanya adalah untuk mengamankan perdamaian dan fase berikutnya seharusnya menjadi awal dialog intra-Afghanistan,” tambahnya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pada Oktober 2019, Mullah Abdul Ghani Baradar, salah satu pendiri Taliban yang menghabiskan delapan tahun dalam tahanan Pakistan hingga 2018, memimpin delegasi ke Islamabad menjelang kesepakatan yang ditandatangani pejuang militan pada Februari dengan Washington. Pemerintah Pakistan mengatakan pengaruhnya atas Taliban mendorong para militan untuk bergabung dalam pembicaraan dengan AS.

Ketegangan masih tinggi antara Islamabad dan Kabul, dengan pemerintahan Presiden Ashraf Ghani sering mengecam Islamabad karena diduga melindungi, mendanai dan memasok Taliban. Pakistan, yang merupakan satu dari hanya tiga negara yang mengakui kekuasaan Taliban pada 1990-an, membantah klaim tersebut.

Pada hari Ahad, juru bicara Taliban Suhail Shaheen menulis dalam tweetnya bahwa Baradar dan negosiator lain akan membahas “perkembangan terakhir dalam proses perdamaian Afghanistan, relaksasi dan kelonggaran pergerakan masyarakat dan perdagangan antara dua negara tetangga.”

Redaktur: Rofi' Munawwar
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AfghanistanAsia SelatanPakistapertemuanperundingan damaiTaliban
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya OKI Menyampaikan Belasungkawa Indonesia OKI Tegaskan Tidak akan Ada Normalisasi Hingga ‘Israel’ Mengakhiri Penjajahan
Tulisan selanjutnya Pondok Roja – Universitas Bantara Veteran Sukoharjo Kembangkan Pesantren Mahasiswa Tahfidzul Qur’an

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Berita
15 Oktober 2026 16:32
Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
Tiga Pria Mengaku Merencakan Serangan Terhadap Masjid Maryam di Galway
Pilot Berkewarganegaraan Indonesia, Pesawat Ethiopian Airlines Dilarang Mendarat di ‘Israel’
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?