Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

OKI Tegaskan Tidak akan Ada Normalisasi Hingga ‘Israel’ Mengakhiri Penjajahan

Rofi' Munawwar
Terakhir diupdate: 25 Agustus 2020 19:21 7:21 pm
Rofi' Munawwar
Dipublikasikan 25 Agustus 2020 19:21
Bagikan
OKI Menyampaikan Belasungkawa Indonesia
Logo OKI
Bagikan

Hidayatullah.com—Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) pada hari Senin mengatakan bahwa tidak akan ada normalisasi hubungan dengan ‘Israel’ sampai penjajah Zionis itu mengakhiri penjajahannya di tanah Arab dan Palestina lapor Middle East Monitor (25/08/2020).

Yusuf Al-Utsaimin, sekretaris jenderal OKI, mengatakan dalam pertanyaan resmi: “Membangun hubungan normal antara negara-negara anggota organisasi dan negara pendudukan ‘Israel’ tidak akan tercapai hingga diakhirinya pendudukan ‘Israel’ atas tanah Arab dan Palestina yang dijajah sejak 1967, termasuk Al-Quds.” Dia menekankan bahwa perjuangan Palestina adalah masalah inti bagi OKI.

Inisiatif Perdamaian Arab 2002, katanya, “merupakan pilihan strategis, peluang bersejarah, dan rujukan bersama di mana solusi damai, adil, dan komprehensif untuk konflik Arab-‘Israel’ harus didasarkan.” Inisiatif yang disahkan dalam KTT Arab 2002 di Beirut, mengusulkan pembentukan hubungan normal antara negara-negara Arab dan ‘Israel’ sebagai ganti penarikan ‘Israel’ dari semua tanah Arab yang diduduki sejak 1967, solusi yang adil untuk masalah pengungsi, dan pembentukan Negara Palestina dengan Baitul Maqdis timur atau Yerusalem Timur sebagai ibukotanya.

Tetapi pemerintah Zionis berturut-turut menolak inisiatif tersebut dan menyerukan perubahan mendasar terhadap inisiatif tersebut. Pada awal bulan ini, UEA dan ‘Israel’ mengumumkan perjanjian yang ditengahi AS untuk menormalkan hubungan mereka, termasuk membuka kedutaan di wilayah masing-masing.

UEA akan menjadi negara Arab ketiga yang menandatangani perjanjian damai dengan ‘Israel’ setelah Mesir pada 1979 dan Yordania pada 1994. Kelompok perjuangan Palestina mengecam kesepakatan UEA-‘Israel’, dengan mengatakan itu tidak melayani kepentingan Palestina dan mengabaikan hak-hak warga Palestina.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab
Redaktur: Rofi' Munawwar
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:israelnegara IslamOKIOrganisasi Kerjasama Islampalestina
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Laporan: Pemilik Kapal Lebanon yang Memuat Peledak Memiliki Hubungan dengan Hizbullah
Tulisan selanjutnya Pakistan Undang Tokoh Penting Taliban untuk Perundingan dengan Pemerintah Afghanistan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Dua Topan Mendera China dalam Sepekan Hampir 2 Juta Orang Dievakuasi

Berita
12 Juli 2026 17:17
Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?