Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Tinggalkan Mali Presiden Terkudeta Ibrahim Keita Terbang ke UEA

Ama Farah
Terakhir diupdate: 6 September 2020 19:00 7:00 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 6 September 2020 19:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Ibrahim Boubacar Keita presiden Mali yang bulan lalu dikudeta oleh militer telah pergi meninggalkan negaranya.

Keita, 75, terbang ke Uni Emirat Arab hari Sabtu (5/9/2020) untuk menjalani perawatan medis setelah mengalami stroke ringan, kata para pejabat militer seperti dilansir BBC.

Keita dilengserkan pada 18 Agustus oleh militer menyusul demonstrasi massa yang menentang pemerintahannya yang dituding korup, tidak becus menangani masalah perekonomian dan banyaknya sengketa hasil pemilihan umum.

Kudeta itu mendapat banyak kecaman internasional, tetapi di dalam negeri sebagian rakyat menyambutnya dengan suka cita.

Begitu dilengserkan Keita ditahan oleh militer, tetapi kemudian dipulangkan ke rumahnya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Hari Kamis, dia keluar dari sebuah rumah sakit swasta di ibu kotaBamako setelah dua hari dirawat karena stroke ringan, lapor AFP.

Mantan kepala stafnya mengatakan dia diperbolehkan pergi sampai 15 hari.

Reporter BBC Seydina Alioune Djigo mengatakan Keita berangkat menuju ibu kota UAE, Abu Dhabi, setelah perwakilan-perwakilan dari organisasi regional Ecowas dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengadakan perundingan dengan para pemimpin militer.

Ecowas memberikan jaminan kepada junta bahwa Keita akan kembali apabila dia menjadi tersangka dugaan pidana yang dilakukan selama 7 tahun pemerintahannya.

Kudeta terhadap Keita itu merupakan pengambilalihan kekuasaan secara paksa yang keempat di Mali setelah negara di kawasan Afrika Barat itu merdeka dari Prancis pada tahun 1960.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Ibrahim Boubacar KeitamaliUni Emirat Arab
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kemenag Segera Gelar Program Dai Bersertifikat Libatkan MUI dan Lembaga Lain
Tulisan selanjutnya Kelompok HAM Gugat Keharusan Mengenakan Masker di Prancis

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Indonesia Prioritaskan Promosi Produk Halal Lewat HEI 2026

Berita
13 Juli 2026 06:00
ASN Jabar Bisa Dipecat Jika Terbukti Jadi Bagian Kelompok LGBT, Wagub Erwan Tegaskan Sanksi Terberat
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”
Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?