Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Sepuluh Tahun Dalam Tahanan Rumah, Tokoh Oposisi Iran Mir Hossein Mousavi Terjangkit Coronavirus

Ama Farah
Terakhir diupdate: 16 November 2020 08:59 8:59 am
Ama Farah
Dipublikasikan 16 November 2020 08:59
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Tokoh oposisi Iran Mir Hossein Mousavi dan istrinya, yang sudah menjalani tahanan rumah selama hampir sepuluh tahun, telah dites positif Covid-19.

Mousavi dan istrinya Zahra Rahnavard “diperiksa oleh seorang dokter di rumah mereka… dan kondisi kesehatan mereka secara umum baik,”lapor situs berita oposisi Kaleme Ahad (15/11/2020) seperti dilansir AFP.

Mousavi, mantan perdana menteri Iran 1981-1989 yang sekarang berusia 79 tahun, bersama dengan Mehdi Karroubi, 83, merupakan kandidat dari kalangan reformis dalam pemilihan presiden tahun 2009 yang kala itu dimenangkan secara kontroversial oleh Mahmoud Ahmadinejad, politisi garis keras sokongan tokoh-tokoh spiritual Syiah. Keduanya menuding pilpres itu dipenuhi kecurangan, sehingga memicu aksi protes selama berbulan-bulan yang dikenal dengan sebutan “Revolusi Hijau”.

Dalam unjuk rasa itu ratusan ribu orang turun ke jalan-jalan, terutama di ibukota Teheran, yang menjadikannya demonstrasi terbesar menentang rezim Syiah sejak revolusi 1979. Mousavi dan Karroubi lantas ditetapkan sebagai tahanan rumah besar istri mereka tanpa melalui proses hukum.

Iran saat ini menjadi negara di kawasan Timur Tengah yang paling parah terkena pandemi Covid-19. Sejak Februari negeri yang mayoritas penduduknya penganut Syiah itu mencatat 762.000 kasus infeksi coronavirus dengan 41.500 kematian, menurut angka dalam laporan resmi pemerintah. Namun, diyakini oleh berbagai kalangan –termasuk dari pejabat Iran sendiri— bahwa angka tersebut jauh di bawah kondisi yang sebenarnya.*

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab
Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:coronaviruscovid-19iranMir Hossein MousavioposisiTahanan Rumah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pandemi Covid-19 Bangkitkan Budaya Leluhur dan Persaudaraan Melayu Patani
Tulisan selanjutnya Menantu Habib Rizieq Bayar Denda Rp 50 Juta, Keluarga Habib Rizieq: Kami Memaklumi dan Sudah Membayarnya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

Berita
15 Juli 2026 20:18
Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?