Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

WHO: Setengah Pertambahan Kasus Covid-19 Terjadi di Eropa

Ama Farah
Terakhir diupdate: 19 November 2020 20:36 8:36 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 19 November 2020 20:36
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) hari Rabu (18/11/2020) mengatakan bahwa Eropa mencakup hampir setengah dari pertambahan 4 juta kasus Covid-19 dunia pekan lalu.

Dibanding benua lain, Eropa memiliki paling banyak kasus Covid-19 yaitu mencapai 46% dari total infeksi sedunia.

Meskipun demikian, dibanding pekan sebelumnya jumlah kasus Covid-19 di Eropa menurun 10%, yang menurut WHO disebabkan kebijakan yang lebih ketat yang diambil sejumlah negara di kawasan itu.

Sementara pertambahan kasus menurun, angka kematian justru naik sehingga total menjadi lebih dari 29.000, atau mencakup 49% kematian Covid-19 sedunia.

Kenaikan kasus infeksi coronavirus paling tajam terjadi di Austria, yang mengalami kenaikan 30% kasus baru dibanding pekan sebelumnya, lansir Euronews.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Negara di Eropa yang paling parah terpapar wabah ini adalah Belgia, yang memiliki angka kematian Covid-19 perkapita tertinggi di dunia yaitu 129 kematian per 100.000 penduduk.

Pakar virologi Steven Van Gucht, dari lembaga kesehatan pemerintah Sciensano, mengatakan rata-rata kematian harian di Belgia sekarang ini 185 orang atau turun 5% dibanding rata-rata sepekan sebelumnya.

Sementara itu di Swiss, rumah sakit mulai kewalahan karena jumlah pasien coronavirus yang harus dirawat di ruang ICU terus bertambah. Padahal di masa awal pandemi tidak banyak pasien yang harus menjalani perawatan intensif.

Swiss Society for Intensive Care Medicine mengatakan rumah sakit di Swiss sudah mencapai batas kapasitas reguler tempat tidur di ruangan ICU.

Hari Rabu (18/11/2020), semua 876 tempat tidur bersertifikasi ICU di Swiss terisi pasien. 

Tidak hanya itu, dokter bahkan menyarankan kepada para pasien yang kondisinya kritis agar membuat surat wasiat, mengindikasikan bahwa mereka akan memerlukan perawatan penunjang kehidupan apabila kondisi kesehatannya memburuk.

Dokter bedah umum dari Angkatan Bersenjata Swiss, Andreas Stettbacher, mengatakan dilakukan penambahan 240 tempat tidur tidak bersertifikasi ICU  bagi pasien coronavirus. Militer Swiss diminta turun tangan untuk membantu menangani wabah Covid-19 yang meluas di negara kecil kaya raya itu.

Negara di kawasan pegunungan Alpina itu saat ini tidak melakukan lockdown penuh dan infeksi coronavirus perkapita bulan ini sekitar dua kali lipat rata-rata Uni Eropa.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:coronaviruscovid-19EropainfeksiWHO
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Anis Matta: Lanjutkan Perjuangan KH Ahmad Dahlan Membina Umat, Membangun Bangsa
Tulisan selanjutnya Tifatul Sembiring: RUU Minuman Beralkohol Kok Ditolak? Khamar Ini Ibunya Segala Maksiat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Berita
3 Juni 2026 06:00
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?