Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Tidak Ada Kesepakatan Formal, Kanselir Jerman Khawatirkan Pengadaan Vaksin Covid-19 Murah

Ama Farah
Terakhir diupdate: 23 November 2020 11:37 11:37 am
Ama Farah
Dipublikasikan 23 November 2020 11:37
Bagikan
vaksin-covid-19-gaza
[Ilustrasi]
Bagikan

Hidayatullah.com—Kanselir Jerman Angela Merkel mengatakan khawatir dengan upaya pengadaan vaksin coronavirus harga terjangkau yang bergerak terlalu lambat. Hal itu dikatakan Merkel dari Berlin dalam konferensi tingkat tinggi G20 yang digelar virtual selama dua hari.

Meskipun para pemimpin G20 hari Ahad (22/11/2020) mengatakan akan berusaha memastikan distribusi vaksin coronavirus yang adil, Merkel mengaku khawatir karena belum ada kesepakatan besar bagi negara-negara miskin sementara negara-negara kaya sudah membeli vaksin dalam jumlah besar dari berbagai perusahaan farmasi.

“Kami sekarang akan bicara dengan [global vaccine alliance group] GAVI tentang kapan negosiasi ini akan dimulai, sebab saya agak khawatir belum ada yang dilakukan berkaitan dengan hal tersebut,” kata pemimpin Jerman itu.

“Yang terpenting sekarang adalah Covax menggunakan uang yang dimilikinya untuk bernegosiasi dengan para pembuat vaksin-vaksin potensial itu,” kata Merkel, merujuk upaya pengadaan vaksin Covid-19 global, Covax, yang dimotori Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). “Memiliki uang di dalam rekening saja tidak cukup. Itu juga harus memberikan manfaat bagi negara-negara berkembang.” 

Dia menyoroti Uni Eropa, Amerika Serikat dan negara-negara kaya lain yang sudah memesan vaksin untuk rakyatnya, sementara pada saat yang sama inisiatif global yang bertujuan memastikan akses tes, perawatan dan vaksin bagi semua negara di dunia saat ini kekurangan dana €3,8 miliar.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Jerman saat ini sudah berkomitmen untuk memberikan dana €500 juta kepada upaya pengadaan vaksin global Covax, yang dikelola GAVI, Coalition for Epidemic Preparedness Innovations dan WHO.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Angela MerkelcoronavirusCOVAXcovid-19Jermanvaksin
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Prancis Akan Menuntut Hingga Mendeportasi ‘Keluarga Asing’ yang Menentang Karikatur Nabi Muhammad
Tulisan selanjutnya Presiden Jokowi Akan Buka Munas X MUI, Wapres Ma’ruf Menutup

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Persenjatai Geng Kriminal untuk Rampok dan Usir Warga Palestina di Gaza

Berita
29 Agustus 2026 08:29
Wali Kota Berlin Bilang Hacker Meretas Sistem dan Mencuri Data Ibu Kota Jerman
Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
Erdogan Serukan Persatuan Dunia Islam dalam Perayaan Maulid di Istanbul

Terbaru

  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
  • UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?