Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Prancis Akan Menuntut Hingga Mendeportasi ‘Keluarga Asing’ yang Menentang Karikatur Nabi Muhammad

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 23 November 2020 11:01 11:01 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 23 November 2020 11:01
Bagikan
Dalam file foto 8 Februari 2010 ini, penduduk Muslim berjalan melewati penghinaan rasial yang dilukis di dinding sebuah masjid di kota Saint-Etienne, Prancis tengah. Graffiti berbunyi "Muslims".
Bagikan

Hidayatullah.com–Menteri Dalam Negeri Prancis Gerald Darmanin mengatakan keluarga asing yang keberatan dengan karikatur Nabi Muhammad yang ditampilkan di sekolah dapat menghadapi deportasi, Daily Sabah melaporkan.

Berbicara kepada radio Prancis Europe 1, Darmanin mengatakan karikatur provokatif dilindungi di bawah kebebasan berbicara dan mereka yang meminta guru untuk tidak menunjukkan gambar tersebut akan dituntut.

Dia menambahkan bahwa keluarga asing harus memperhatikan karena mereka dapat menghadapi deportasi selama penuntutan karena melakukan “kejahatan”.

Prancis meluncurkan perburuan penyihir ekstensif terhadap komunitas Muslim menyusul pernyataan Presiden Emmanuel Macron yang mencirikan Islam sebagai agama bermasalah yang perlu dibendung. Macron juga mendukung penerbitan karikatur anti-Islam di majalah Charlie Hebdo.

Banyak organisasi non-pemerintah Muslim, masjid, dan asosiasi yang mengkritik tindakan keras pemerintah terhadap komunitas Muslim telah ditutup baru-baru ini.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sementara negara itu dengan gigih membela karikatur provokatif anti-Muslim dengan dalih kebebasan berbicara, banyak agensi, surat kabar, dan majalah telah menghapus artikel dan mengubah isinya atas perintah pemerintah Prancis.

Sejak awal November, pemerintah Prancis telah berhasil masuk dan memengaruhi tindakan empat outlet berita terkemuka, termasuk Financial Times, Politico, Le Monde, dan Associated Press.

Sebelumnya, Presiden Prancis Emmanuel Macron menginstruksikan waktu dua minggu kepada Dewan Ibadah Muslim Prancis (CFCM) untuk menyusun piagam “nilai-nilai republik”. Patokan yang diharapkan dipatuhi oleh organisasi anggotanya dan afiliasinya, di tengah perselisihan mengenai tempat Islam di negara itu, Middle East Eye melaporkan.

Setelah serangan mematikan dan dalam upaya untuk mengatasi “ekstremisme”, Macron melakukan upaya untuk memusatkan pembentukan dan akreditasi para pemimpin agama Muslim di negara tersebut. Rencananya telah dikritik oleh beberapa komunitas Muslim di Prancis dan luar negeri.

Dalam pertemuan pada Rabu (18/11/2020) malam dengan sejumlah pemimpin Muslim Prancis, termasuk presiden CFCM Mohammed Moussaoui dan Chems-Eddine Hafiz, rektor Masjid Paris, Macron menugaskan badan Muslim nasional untuk mengajukan draf piagam.

“Ini bersejarah,” demikian pernyataan dari presiden yang dikutip oleh media Prancis. Ini telah menjadi diskusi selama beberapa dekade.

Atas permintaan presiden, piagam baru harus mencakup pengakuan atas “nilai-nilai Republik”, menetapkan bahwa Islam di Prancis adalah agama dan bukan gerakan politik, dan mengakhiri keterlibatan asing di masjid-masjid Prancis.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Emmanuel MacronIslam di Prancisislamofobiakarikatur Nabi MuhammadMuslim PrancisPrancis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Joshua Wong Dkk Mengaku Bersalah dalam Dakwaan Berkaitan Demonstrasi Hong Kong
Tulisan selanjutnya vaksin-covid-19-gaza Tidak Ada Kesepakatan Formal, Kanselir Jerman Khawatirkan Pengadaan Vaksin Covid-19 Murah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

Berita
4 Juni 2026 14:01
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?