Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Jack Ma Tidak Lagi Masuk Daftar Tokoh Terkemuka Pengusaha China

Ama Farah
Terakhir diupdate: 3 Februari 2021 08:30 8:30 am
Ama Farah
Dipublikasikan 3 Februari 2021 08:26
Bagikan
Jack Ma bersama dengan Presiden China Xi Jinping, yang juga pimpinan Partai Komunis.
Bagikan

Jack Ma Tidak Lagi Terdaftar dalam Tokoh Terkemuka Pengusaha China

Hidayatullah.com—Pendiri kelompok usaha Alibaba Group Jack Ma tidak lagi dimasukkan dalam daftar tokoh terkemuka pengusaha China yang dirilis media milik pemerintah, seolah menegaskan hubungan mesra antara Ma dengan pemerintah Beijing tidak lagi mesra.

Dilansir Reuters, pebisnis China paling tersohor itu tidak disebut dalam artikel halaman muka yang diterbitkan Shanghai Securities News, sedangkan pendiri Huawei Technologies Ren Zhengfei, pendiri Xiaomi Corp Lei Jun dan pelopor BYD Wang Chuanfu dipuji-puji kontribusinya.

Artikel itu dipublikasikan hari Selasa (2/1/2021) ketika Alibaba juga melaporkan pendapatan kuartal terbarunya.

Ketegangan antara Ma dengan pemerintah Beijing dipicu oleh pidatonya pada tanggal 24 Oktober 2020, di mana bekas dosen bahasa Inggris dan perdagangan internasional di Universitas Hangzhou Dianzi itu mengkritik keras sistem regulasi China. 

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Menyusul pidato tersebut, rencana IPO bernilai $37 miliar perusahaan baru yang didirikannya Ant Group dibatalkan oleh pihak berwenang hanya beberapa hari sebelum perusahaan fintech itu masuk bursa.

Pihak regulator kemudian melakukan penyelidikan anti-trust terhadap sektor teknologi di mana Alibaba –sebagai perusahaan teknologi terbesar di China– terpukul paling keras, sedangkan Ant Group harus menghadapi sejumlah regulasi yang diperketat.

Jack Ma kemudian menghilang dari mata publik sekitar tiga bulan lamanya, memicu spekulasi tentang nasib dan keberadaannya. Pengusaha dan filantropis anggota Partai Komunis China itu muncul kembali bulan lalu lewat rekaman video berdurasi 50 detik.

Shanghai Securities News mengatakan bahwa sementara sebagian entrepreneur yang dipujinya pernah bertingkah “berlagak jadi pahlawan” saat berusaha melepaskan diri dari sistem ekonomi rigid yang sudah lama berlaku, mereka sekarang memimpin “sekelompok perusahaan yang menghormati aturan pembangunan dan mematuhi aturan pasar.”*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:BeijingchinaJack Mapartai komunis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Menteri Agama Mengaku Senang Berdirinya Bank Syariah Indonesia
Tulisan selanjutnya Langka, Pesantren Ini Santrinya para Lansia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Berita
4 Juni 2026 08:06
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center

Terbaru

  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?