Hidayatullah.com—Junta militer Myanmar menuding Aung San Suu Kyi menerima uang haram $600.000 (£430.000) dan 11 kg emas.
Tidak ada bukti yang disodorkan terkait tuduhan itu. Seorang anggota parlemen dari partai pimpinan Suu Kyi, NLD, membantah tuduhan tersebut.
Tuduhan bahwa Suu Kyi menerima uang tunai $600.000 dan 11 kg emas dilayangkan oleh bekas kepala menteri Yangon, Phyo Mien Thein, yang mengatakan bahwa dia telah memberikan uang itu kepada Suu Kyi, kata jubir junta Brigjen Zaw Min Tun said. Komite antikorupsi sedang menyelidiki masalah tersebut, imbuhnya.
Namun tuduhan itu dibantah oleh Aye Ma Ma Myo, seorang anggota Partai Liga untuk Demokrasi (NLD) yang merupakan bekas anggota legislatif dari parlemen yang sekarang sudah dibubarkan.
“Sudah menjadi hal biasa kita melihat fitnah dilayangkan terhadap para politisi guna menggerus partainya sementara para pemuda dibunuh di depan mata publik,” kata Aye Ma Ma Myo kepada Reuters seperti dilansir BBC Kamis (11/3/2021).
Zaw Min Tun juga menuding Presiden Win Myint –rekan satu partai Suu Kyi– dan beberapa menteri kabinet dengan tuduhan korupsi.*