Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

PBB: Dunia Membuang Makanan 931 Juta Ton Setahun, Negara Arab Sumbang 40 Juta Ton

Ahmad
Terakhir diupdate: 18 Maret 2021 21:06 9:06 pm
Ahmad
Dipublikasikan 18 Maret 2021 21:06
Bagikan
Sampah makanan
Bagikan

Hidayatullah.com—Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengatakan, dunia telah membuang sekitar 931 juta ton makanan selama tahun 2019. Menurut laporan Indeks Limbah Makanan 2021, dari Program Lingkungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNEP), dan organisasi mitra WRAP, mengatakan bahwa sekitar 931 juta ton limbah makanan dihasilkan pada 2019, enam puluh satu persen di antaranya berasal dari rumah tangga, 26 persen dari layanan makanan dan 13 persen dari ritel.

“Ini menunjukkan bahwa 17 persen dari total produksi pangan global mungkin terbuang percuma,” katanya.  “Bobotnya kira-kira sama dengan 23 juta truk berbobot 40 ton – bemper-ke-bemper, cukup untuk mengelilingi bumi tujuh kali,” tambah badan PBB itu.

Menurut laporan itu, 40 juta ton limbah disumbang dari negara-negara Arab. UNEP mendaftarkan Mesir sebagai negara Arab tertinggi yang mencatat limbah makanan dengan 9 juta ton, diikuti oleh Iraq (4,73 juta ton) dan Sudan (4,16 juta ton).  Juga tercantum negara-negara lainnya seperti ljazair (3,91 juta) ton), Arab Saudi (3,59 juta ton), Maroko (3,31 juta ton), Yaman (3,02 juta ton), Suriah (1,77 juta ton), Tunisia (1,06 juta ton).

Baca:  Indeks Pangan Indonesia Buruk, HNW Siapkan RUU Bank Makanan

Yordania, Uni Emirat Arab, Lebanon, Libya, Palestina, Oman, Mauritania, Kuwait, Qatar, dan Bahrain masing-masing memiliki limbah makanan paling sedikit.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

India, limbah makanan rumah tangga adalah 50 kg per kapita per tahun (Sekitar 68.760.163 ton per tahun).  Limbah makanan rumah tangga di AS adalah 59 kg per kapita per tahun (Sebesar 19.359.951 ton per tahun), sementara  China memperkirakan 64 kg per kapita per tahun (91.646.213 ton per tahun).

UNEP dan UK Charity WRAP,  yang mempromosikan keberlanjutan, mengamati limbah makanan yang berasal dari gerai ritel, restoran, dan rumah. Limbah makanan yang diamati tersebut dilakukan dengan meninjau data pemerintah dan studi akademis di 54 negara dengan berbagai pendapatan.

Hasilnya, analisis bersama yang dipublikasikan dalam Food Waste Index Report 2021 menemukan bahwa 17 persen dari semua makanan yang diproduksi dibuang oleh konsumen.  PBB juga menambahkan bahwa limbah makan yang dihasilkan juga sudah terjadi “sebelum produk mencapai konsumen akhir.”

Baca: Ulama dan Salaf Rela Mati untuk Hindari Makanan Haram

Sebagian besar limbah makanan ini atau sekitar 11 persen dari total makanan di dunia, menurut PBB berasal dari sampah rumah tangga. Sementara secara global, rata-rata orang membuang 121 kg makanan, dengan 74 kg di antaranya berasal dari rumah tangga. Laporan PBB tersebut juga menyebut jika limbah makanan bukan hanya masalah di negara-negara berpenghasilan tinggi. Buktinya rata-rata limbah makanan per kapita tahunan di rumah tangga, di negara penghasilan tinggi mencapai 79 kg. Sementara di negara berpenghasilan menengah ke bawah, laporan PBB menyebut rata-rata per kapita sampah makanan yang dihasilkan mencapai 91 kg.

Data PBB menunjukkan bahwa 690 juta orang tidur dalam keadaan lapar. Jumlah tersebut diperkirakan akan meningkat tajam akibat pandemi virus corona saat  ini. Sekitar 3 miliar orang diperkirakan pula tak mampu membeli makanan sehat. “Mengurangi limbah makanan sangat penting dan semua individu memiliki peran penting. Daripada berfokus pada rantai pasokan makanan, kita perlu menangani sampah makanan di dalam rumah dengan kampanye perubahan perilaku,” kata Richard Swannell dari WRAP.

Laporan tersebut juga menyebutkan bahwa sumber sampah tidak hanya berasal dari pendapatan rumah tangga saja, tetapi sudah terjadi sebelum sampai ke konsumen akhir. Namun, dari 931 juta ton total limbah yang dilaporkan, hampir 570 juta ton terjadi di tingkat rumah tangga. UNEP berharap untuk mengurangi separuh limbah makanan dunia pada tahun 2030.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Indeks Limbah MakananmakananNegara ArabPBBsampah makanan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Dilarang Main Games, Remaja Putri Ini Nekat Ingin Terjun dari Jembatan
Tulisan selanjutnya Produk Halal Rusia Produk Halal Meningkat, Lembaga Halal Rusia Jajaki Kerja Sama dengan Indonesia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya

Berita
30 Mei 2026 11:16
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

Terbaru

  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?