Hidayatullah.com–Sekitar 960 tentara Korea Selatan hari Rabu (4/2/2020) masih dikarantina sebagai bagian dari upaya mencegah penyebaran coronavirus baru di barak-barak militer, kata Kementerian Pertahanan.
Personel militer yang dikarantina itu pernah mengunjungi China, Hong Kong atau Macau dalam kurun 14 terakhir, atau melakukan kontak dengan orang-orang yang mengunjungi tempat-tempat itu.
“Dari jumlah itu, 140 prajurit mengunjungi tempat-tempat tersebut, sedangkan sisanya melakukan kontak dengan orang-orang yang pergi ke sana,” kata kementerian seperti dikutip kantor berita Yonhap.
Sekitar 330 prajurit dikarantina di tempat tinggal mereka, sedangkan 630 lainnya dikarantina di pangkalan militer tempat mereka bertugas, imbuh kementerian.
Sampai hari Rabu (4/2/2020), Korea Selatan mengkonfirmasi 18 kasus infeksi virus 2019-nCoV. Meskipun demikian belum ada prajuritnya yang positif terjangkit virus yang pertama kali menyebar di kota Wuhan, Provinsi Hubei, China itu.
Seorang personel angkatan darat menunjukkan gejala penyakit itu setelah berkunjung ke China bulan Januari. Namun, hasil pemeriksaan yang dirilis hari Selasa menunjukkan dia negatif infeksi coronavirus, menurut kementerian.
Meskipun demikian, prajurit itu harus menjalani karantina untuk beberapa lama, setidaknya sampai masa inkubasi coronavirus baru itu, yaitu 14 hari, dilewati.*