Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

PBB dalam Pembicaraan dengan China untuk Kunjungan Tanpa Pembatasan ke Xinjiang

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 29 Maret 2021 13:31 1:31 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 29 Maret 2021 13:31
Bagikan
Sekjen PBB Antonio Guterres.
Bagikan

Hidayatullah.com — PBB sedang dalam negosiasi dengan Beijing untuk kunjungan “tanpa pembatasan” ke Xinjiang untuk melihat bagaimana minoritas Muslim Uighur diperlakukan. Hal itu diungkapkan oleh Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres dalam sebuah wawancara yang disiarkan pada Ahad (28/03/2021), lansir The New Arab.

Setidaknya satu juta Muslim Uighur dan berbagai kelompok Muslim lainnya telah ditahan di kamp-kamp di wilayah barat laut, menurut kelompok hak asasi manusia AS dan Australia, yang menuduh pihak berwenang China melakukan sterilisasi paksa terhadap perempuan dan melakukan kerja paksa.

China telah berulang kali membantah kritik atas perlakuannya terhadap kelompok tersebut.

“Negosiasi (untuk kunjungan ke Xinjiang) serius saat ini sedang berlangsung antara Kantor Komisaris (Hak Asasi Manusia PBB) dan pemerintah China,” pungkas mantan Komisioner Tinggi untuk Pengungsi PBB kepada jaringan televisi CBC Kanada.

“Saya berharap mereka segera mencapai kesepakatan” untuk mengizinkan kunjungan “tanpa batasan atau batasan,” tambahnya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Guterres mengatakan China telah berulang kali menegaskan kepadanya “bahwa mereka ingin misi itu berlangsung.”

Pada hari Sabtu (27/03/2021), Beijing mengumumkan sanksi terhadap dua orang Amerika, seorang Kanada dan badan advokasi hak yang mengkritik perlakuannya terhadap Uyghur, yang menurut pejabat AS merupakan genosida.

Guterres mengatakan dia juga mengikuti “dengan keprihatinan” nasib dua warga Kanada, Michael Kovrig dan Michael Spavor, yang ditahan di China atas tuduhan spionase.

Penahanan mereka, yang dikecam Ottawa sebagai “sewenang-wenang”, secara luas dipandang di Barat sebagai pembalasan atas penangkapan dan penahanan lanjutan Meng Wanzhou di Kanada, seorang eksekutif raksasa telekomunikasi China Huawei.

“Posisi kami sangat jelas,” ungkap Guterres kepada CBC: “bahwa dalam semua situasi seperti ini, harus ada proses dan penghormatan penuh terhadap hak asasi manusia dari orang-orang yang terlibat.”

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Antonio GutteresMuslim UighurPBBPelanggaran HAM Berat oleh China terhadap Muslim UighurSekretaris Jenderalxinjiang
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya ea sholat bandara kanada Perusakan terhadap Area untuk Sholat di Bandara Pearson Kanada Diselidiki sebagai Kejahatan Rasial
Tulisan selanjutnya Bom pasangan suami istri Polri: Pelaku Bom di Depan Gereja Katedral Makassar Pasangan Suami Istri Baru Menikah 6 Bulan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda

Berita
14 Juli 2026 21:00
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?