Hidayatullah.com—Kota Sao Paulo, Brazil, membongkar makam-makam lawas untuk memberi tempat bagi mayat pasien Covid-19 yang jumlahnya melonjak belakangan ini.
Dilansir Reuters Jumat (2/4/2021), para penggali kubur membongkar makam orang-orang yang dikubur bertahun-tahun silam, memasukkan ke dalam kantong jasad mereka yang tersisa untuk dipindahkan ke tempat lain.
Menurut pejabat pemakaman setempat, relokasi jasad seperti itu merupakan operasi yang biasa dilakukan. Namun, selama pandemi tindakan tersebut menjadi sesuatu yang mendesak.
Pada hari Rabu, Kementerian Kesehatan Brazil mencatat kasus kematian Covid-19 tertinggi untuk hari kedua berturut-turut, di mana 3.869 orang kehilangan nyawa karena coronavirus.
Wabah Covid-19 di Brazil merupakan kedua terbanyak yang merenggut nyawa setelah Amerika Serikat. Kurun sepekan terakhir rata-rata angka kematian mencapai 3.000 per hari, sementara jumlah kasus infeksi baru mencapai 75.500 kasus.
Sao Paulo memutuskan penguburan mayat Covid-19 boleh dilakukan hingga malam hari. Sejumlah tempat pemakaman diperintahkan buka sampai pukul 10 malam.
Pada hari Selasa, Sao Paulo mencatat 419 pemakaman, yang terbanyak sejak awal pandemi. Apabila jumlah pemakaman terus berlanjut dengan kecepatan seperti itu maka pemerintah setempat perlu membuat kebijakan baru yang disesuaikan dengan situasi yang ada.*