Hidayatullah.com—Perusahaan layanan telekomunikasi seluler di Mozambique Vodacom, yang mengawasi platform transfer uang M-Pesa, mengatakan memblokir sekitar 2.500 nomor ponsel dalam sebulan karena diduga terlibat penipuan.
Sekitar 80 orang setiap harinya tertipu transaksi uang lewat ponsel, menurut Vodacom.
Bos pemasaran M-Pesa, Daisy Madeira, mengatakan bahwa nomor ponsel dari operator lain juga terlibat dalam penipuan lewat platform itu, dan mengajak pihak pengelolanya untuk bekerja sama memberantas kejahatan finansial itu, lansir BBC Selasa (8/6/2021).
Perusahaan telekom lain, Movitel, mengatakan berhasil menghentikan penipuan sebelum transaksinya rampung.
Mozambican Communications Regulatory Authority mengatakan registrasi biometrik merupakan solusinya, dan fasilitas pendukungnya perlu diadakan.*