Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Kantor Koran Apple Daily Didatangi 500 Polisi Hongkong, Aset Dibekukan

Ama Farah
Terakhir diupdate: 17 Juni 2021 17:54 5:54 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 17 Juni 2021 17:54
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Sekitar 500 personel kepolisian menggerebek kantor koran pro-demokrasi Apple Daily di Hong Kong, menuding laporan-laporannya melanggar undang-undang keamanan nasional.

Polisi juga menangkap pemimpin redaksi dan empat eksekutif lain di rumah mereka masing-masing. Polisi membekukan HK$18 juta ($2,3 juta) aset milik tiga perusahaan yang berkaitan dengan Apple Daily, lapor BBC Kamis (17/6/2021).

Apple Daily dikenal sebagai surat kabar yang bersikap kritis terhadap kepemimpinan China.

Dalam arahan pers, polisi Hong Kong mengatakan bahwa sejak 2019, Apple Daily telah mempublikasikan lebih dari 30 artikel yang isinya menyeru agar negara-negara memberlakukan sanksi terhadap Hong Kong dan China daratan.

Polisi mengatakan aset Apple Daily Limited, Apple Daily Printing Limited dan AD internet Limited sudah dibekukan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Foto yang dibagikan oleh Apple Daily menunjukkan ratusan polisi mendatangi kantor Next Media hari ini sekitar pukul 07.30 pagi waktu setempat, dan menutup semua jalan masuk dan keluar.

Koran itu menyiarkan secara langsung aksi penggerebekan oleh aparat lewat akunnya di Facebook.

Dalam sebuah pernyataan, polisi mengatakan pihaknya memegang surat izin penggeledahan yang mencakup pencarian dan penyitaan materi-materi jurnalistik.

Dari foto yang dipublikasikan online oleh Apple Daily tampak polisi meriksa komputer-komputer yang dipakai awak media tersebut.

Secara terpisah aparat keamanan mendatangi rumah pemimpin redaksi  Ryan Law, CEO perusahaan induk Next Digital Cheung Kim-hung, COO Chow Tat-kuen, penerbit Apple Daily Chan Pui-man dan direktur Cheung Chi-wai, dan menangkap mereka.

Polisi tidak menyebut nama-nama mereka, tetapi mengkonfirmasi ada lima orang yang ditahan berusia antara 47 dan 63 tahun. Mereka ditangkap karena “berkolusi dengan negara asing atau elemen-elemen luar yang dapat membahayakan keamanan nasional ”.

Ini kedua kalinya kantor Apple Daily digerebek dalam kurun kurang dari setahun. Dalam penggerebekan sebelumnya pada bulan Agistus 2020 sebanyak 10 orang ditangkap, termasuk pemilik koran Jimmy Lai dan putra-putranya.

Dalam konferensi pers hari Kamis, Kepala Keamanan Hong Kong John Lee mengatakan Apple Daily “menggunakan kerja jurnalistik sebagai alat untuk membahayakan keamanan nasional ”.

Lee juga mengatakan bahwa jurnalis Apple Daily bukan awak media seperti pada umumnya dan menyeru jurnalis lain agar menjaga jarak dengan mereka.

Sejumlah reporter koran itu kepada BBC mengatakan bahwa mereka berencana untuk tetap mencetak koran. Akan tetapi penangkapan dan pembekuan aset hari ini bisa jadi pertanda akhir dari Apple Daily.

Koran tersebut dimilimi oleh Jimmy Lai, yang saat ini mendekam dalam penjara atas dakwaan beraneka ragam yang dituduhkan kepadanya.

Lai merupakan salah satu tokoh terkemuka pendukung gerakan pro-demokrasi.

Kekayaan Lai diduga mencapai lebih dari $1 miliar. Dia mendulang sukses pertama kali dalam industri pakaian dan kemudian mencoba keberuntungan dalam bidang media dan mendirikan Next Digital.

Dalam wawancara terakhir dengan BBC sebelum dikurung, Lai mengaku tidak akan menyerah terhadap intimidasi.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Apple DailyHong KongJimmy Lai
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Berlindung dari Jiwa yang Tidak Kenyang
Tulisan selanjutnya [Video] Patung Dewi Welas Asih di Jepang Pakai Masker

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan

Berita
31 Mei 2026 01:20
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?