Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

AS Kucurkan Miliaran Dolar Untuk Pengembangan Obat Covid-19

Ama Farah
Terakhir diupdate: 18 Juni 2021 09:06 9:06 am
Ama Farah
Dipublikasikan 18 Juni 2021 09:06
Bagikan
Studi CDC, 130 juta orang AS mengkonsumsi resep obat sebulan sekali
Bagikan

Hidayatullah.com—Amerika Serikat menyisihkan $3,2 miliar khusus pengembangan pil antiviral untuk mengobati Covid-19 dan virus lain yang berpotensi menimbulkan pandemi.

Associated Press melaporkan bahwa Anthony Fauci, pakar penyakit menular terkemuka  AS, mengumumkan perihal investasi itu di Gedung Putih sebagai bagian dari “prohram antiviral untuk pandemi” baru guna pengembangan obat-obatan untuk mengatasi gejala yang akibat virus berbahaya seperti Covid.

Pil Covid-19 itu, yang dapat dipergunakan untuk meminimalisir gejala setelah terinfeksi, saat ini sedang dikembangkan dan kemungkinan akan tersedia pada akhir tahun ini, menunggu uji-uji klinik selesai.

Dana pemerintah itu akan mempercepat proses uji klinik dan memberikan sokongan tambahan kepada sektor riset, pengembangan dan manufaktur yang dilakukan pihak swasta.

Fauci mengatakan program baru itu akan “mempercepat hal-hal yang sudah berjalan” untuk Covid-19 dan untuk mengembangkan terapi-terapi baru untuk virus-virus lain. “Saat ini hanya ada segelintir pengobatan untuk bagitu banyak virus yang berpotensi menjadi pandemi,” kata Fauci sepery dilansir AP Kamis (17/6/2021). Namun dia menambahkan, “Vaksin jelas tetap menjadi senjata andalan kita.”

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Amerika Serikat saat ini sudah menyetujui satu obat antiviral, remdesivir, untuk mengobati Covid-19 dan mengizinkan penggunaan darurat kombinasi tiga antibodi yang membantu tubuh pasien melawan virus. Akan tetapi semua obat tersebut harus diberikan di rumah sakit atau klinik kesehatan, dan permintaan masih rendah disebabkan kendala logistik.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika SerikatAnthony Faucicovid-19
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya krisis identitas Mitos Krisis Identitas Remaja
Tulisan selanjutnya Hamas Palestina Palestina: Jajak Pendapat Menunjukkan Dukungan yang Signifikan untuk Hamas setelah Serangan ‘Israel’ Baru-baru Ini

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar

Berita
14 Juli 2026 17:00
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?