Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Presiden Afsel: Kerusuhan Menyusul Pemenjaraan Jacob Zuma Merupakan Aksi Terencana

Ama Farah
Terakhir diupdate: 18 Juli 2021 08:19 8:19 am
Ama Farah
Dipublikasikan 18 Juli 2021 08:19
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa mengatakan aksi-aksi kekerasan yang telah mengguncang negara itu beberapa waktu terakhir merupakan tindakan yang telah direncanakan sebelumnya, menggambarkannya sebagai serangan terhadap demokrasi.

Kerusuhan dipicu oleh pemenjaraan mantan presiden Jacob Zuma, terdakwa mega korupsi.

Korban tewas akibat kerusuhan yang terjadi telah meningkat menjadi 212, naik hampir 100 sejak Kamis, kata pemerintah seperti dilansir BBC Jumat (16/7/2021).

Petugas kepolisian dikerahkan untuk melindungi pengiriman bahan makanan ke supermarket setelah berhari-hari penjarahan yang meluas menyebabkan kekurangan pasokan.

Diperkirakan stok barang senilai $ 1 miliar dicuri di KwaZulu-Natal dengan setidaknya 800 toko ritel dijarah, kata seorang walikota di provinsi itu.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Sangat jelas bahwa semua insiden kerusuhan dan penjarahan ini dipicu – ada orang yang merencanakan dan mengkoordinasikannya,” kata Ramaphosa dalam kunjungannya ke KwaZulu-Natal, kampung halaman Zuma yang menjadi episentrum kerusuhan.

Presiden mengatakan kerusuhan itu merupakan upaya untuk membajak demokrasi Afrika Selatan. Dia mengatakan kepada pendukung bahwa para penghasut telah diidentifikasi, tetapi dia tidak menjelaskan lebih lanjut tentang hal tersebut.

“Kami akan mengejar mereka,” ujarnya menambahkan.

Akibat aksi kekerasan dan penjarahan di KwaZulu-Natal banyak orang antre makanan, terkadang sejak dini hari, hanya untuk memperoleh beberapa barang saja.

Orang-orang yang menunggu giliran mengatakan kepada BBC bahwa mereka khawatir tidak mendapatkan makanan untuk keluarga, susu formula dan popok untuk bayi mereka, dan bahkan makanan untuk hewan peliharaan mereka.

Kekerasan selama sepekan di provinsi itu telah menyebabkan jalan-jalan rusak atau diblokir oleh para perusuh dan pemerintah ingin memastikan pasokan makanan tidak terganggu, kata Khumbudzo Ntshavheni, seorang penjabat menteri sementara.

Tentara telah dikerahkan ke daerah rawan kerusuhan dan polisi menyediakan pengawalan untuk pengangkutan oksigen, obat-obatan serta barang-barang penting lainnya, katanya.

Dalam pidato televisi berdurasi 30 menit yang disampaikan kemudian pada hari Jumat, Ramaphosa mengatakan tidak ada kekurangan makanan atau persediaan dan mendesak orang-orang untuk tidak memborong barang keperluan.

Dia mengatakan lebih dari 2.500 orang telah ditangkap terkait dengan kerusuhan dan mendesak rakyat Afrika Selatan untuk bersatu.

“Apabila kita berdiri bersama, tidak ada pemberontakan atau kekerasan di negara ini yang akan berjaya,” katanya. “Kita harus berjuang untuk mempertahankan demokrasi kita, Konstitusi kita, mata pencaharian kita, dan keselamatan kita. Ini merupakan pertempuran di mana kita tidak boleh kalah,” tegasnya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Afrika SelatanCyril RamaphosaJacob ZumaKerusuhanKwaZulu-Natalpenjarahan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Facebook Geram Medsos Dituding Jadi Penyebab Tak Tercapainya Target Vaksinasi Covid-19 Amerika Serikat
Tulisan selanjutnya Covid 19 Seperti Indonesia Kasus Infeksi Harian Covid-19 di Inggris Tembus 51.000

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara

Berita
31 Mei 2026 05:45
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?