Hidayatullah.com — Setidaknya lima Muslim Rohingya meninggal dunia dalam tanah longsor yang disebabkan oleh hujan lebat di sebuah kamp pengungsi di tenggara Bangladesh, kata para pejabat, Selasa (27/07/2021).
Pejabat pemerintah setempat Nizam Uddin Ahmed mengatakan tim penyelamat menemukan mayat lima orang, termasuk dua anak, terkubur di bawah bongkahan lumpur yang jatuh di rumah jerami mereka di sebuah kamp Rohingya di Cox’s Bazar, lansir Daily Sabah.
Situs ini lebih dari 300 kilometer (186 mil) tenggara ibukota Dhaka.
Semuanya korban dalam tanah longsor adalah penduduk kamp nomor 10 Balukhali yang terletak di kaki gunung kecil, kata Ahmed, menambahkan dua pria Rohingya lainnya menderita luka-luka dan dilarikan ke rumah sakit setempat.
Insiden itu terjadi sekitar tengah hari, kata Shamsud Douza, seorang pejabat senior di Komisi Bantuan dan Pemulangan Pengungsi Bangladesh.
Dia mengatakan banyak kamp dan daerah sekitarnya telah terendam karena hujan yang dipicu monsun selama dua hari terakhir di distrik Cox’s Bazar.
Lebih dari 1 juta pengungsi Rohingya tinggal di kamp-kamp yang luas di distrik itu setelah mereka melarikan diri dari penganiayaan di negara tetangga Myanmar. Hampir 750.000 dari mereka melintasi perbatasan setelah Myanmar melancarkan tindakan brutal militer pada 2017.
Ahli meteorologi lokal Abdur Rahman mengatakan Cox’s Bazar mencatat curah hujan 109 milimeter (4,3 inci) dalam periode 24 jam dari Senin hingga Selasa pagi. Banyak daerah di luar kamp juga terendam karena hujan, katanya.*