Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Otoritas Turki Cegat Perahu Migran Afghanistan yang Menuju Eropa

Ama Farah
Terakhir diupdate: 30 Juli 2021 09:08 9:08 am
Ama Farah
Dipublikasikan 30 Juli 2021 09:04
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Pihak berwenang Turki mencegat sebuah perahu yang mengangkut lebih dari 200 migran Afghanistan yang sedang menuju Eropa di Laut Aegea, kata penjaga pantai Turki dan International Organization for Migration (IOM) Hari Rabu (28/7/2021) seperti dilansir Reuters.

Pencegatan yang dilakukan dekat pesisir Turki bagian timur terjadi di saat ratusan orang menyeberang ke Turki dari Iran, menyusul situasi tidak menentu di negara mereka sendiri setelah penarikan pasukan Amerika Serikat dan NATO.

Warga Afghanistan bertahun-tahun menyeberang dari Iran ke Turki untuk selanjutnya menuju Eropa. Namun, besarnya angka penahanan bulan ini menimbulkan kekhawatiran akan terjadinya gelombang baru migran ke Eropa.

Aparat mengatakan pekan lalu mereka sudah menahan 1.500 migran gelap, kebanyakan warga Afghanistan, di dekat perbatasan Iran dalam 10 hari sebelumnya. 

Para migran yang dicegat di Laut Aegea diyakini akan menuju ke Italia, kata pihak penjaga pantai Turki. Dari 231 migran yang ada di kapal, 208 adalah warga Afghanistan dan lainnya warga Suriah, Iran, Eritrea dan Pakistan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Petugas penjaga pantai menahan dua orang warga Turki yang mengemudikan perahu, dan membawa para migran ke sebuah pusat deportasi di kota Ayvacik di bagian barat Turki.

Pemerintahan Presiden Tayyip Erdogan, yang telah menampung 3,7 juta pengungsi Suriah, ingin menghindari gelombang pengungsi lainnya, dan Menteri Pertahanan Hulusi Akar mengatakan dua minggu lalu bahwa Turki sedang memantau gelombang pengungsi dan migran baru. Turki yang menerima kucuran dana jutaan euro dari Uni Eropa memiliki kewajiban mencegah arus migran ke Eropa – sebagai bagian dari syarat agar Turki bisa diterima sebagai anggota blok kerja sama Ekonomi terbesar dunia itu.

Turki saat ini sedang membangun tembok sepanjang 64 km (40 mil) yang membentang di sepanjang perbatasan dengan wilayah Iran di provinsi timur Van, tempat banyak migran menyeberang.

Badan PBB untuk urusan pengungsi UNHCR mengatakan ada lebih dari 100.000 pencari suaka Afghanistan di Turki tahun lalu.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AegeaAfghanistaniranmigranTurki
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya permukiman yahudi ‘Israel’ Memberi Pemukim Ilegal Yahudi 2.100 Hektar Tanah Palestina di Tepi Barat
Tulisan selanjutnya pembatalan haji PKS Ingatkan Menag Yaqut Tak Picu Polemik dan Fokus Penanganan Pandemi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas

Berita
13 Juli 2026 16:30
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?